<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<!-- generator="wordpress/1.5.1-alpha" -->
<rss version="2.0" 
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
>

<channel>
	<title>mylife</title>
	<link>http://lukzdewe.blogsome.com</link>
	<description>Just another WordPress weblog</description>
	<pubDate>Wed, 14 Mar 2007 01:00:10 +0000</pubDate>
	<generator>http://wordpress.org/?v=1.5.1-alpha</generator>
	<language>en</language>

		<item>
		<title>E_MaiL NuW 1</title>
		<link>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/14/e_mail-nuw-1/</link>
		<comments>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/14/e_mail-nuw-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Mar 2007 01:00:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>iPtEk</category>
		<guid>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/14/e_mail-nuw-1/</guid>
		<description><![CDATA[	Surat elektronik (disingkat surel atau surat-e) atau nama umumnya dalam bahasa Inggris &quot;e-mail atau email&quot; (juga: posel atau pos elektronik, dan imel) adalah sarana kirim mengirim surat melalui jalur internet. Dengan surat biasa seseorang perlu membeli prangko sebagai biaya pengiriman, tetapi surat elektronik tidak perlu memakai biaya untuk mengirim. Biaya yang mungkin dikeluarkan hanyalah biaya [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><strong>Surat elektronik</strong> (disingkat <strong>surel</strong> atau <strong>surat-e</strong>) atau nama umumnya dalam <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris" title="Bahasa Inggris">bahasa Inggris</a> &quot;<em><strong>e-<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mail" title="Mail">mail</a></strong></em> atau <em><strong><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Email" title="Email">email</a></strong></em>&quot; (juga: <strong>posel</strong> atau pos <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Elektronik" title="Elektronik">elektronik</a>, dan <strong>imel</strong>) adalah sarana kirim mengirim <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Surat" title="Surat">surat</a> melalui jalur <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internet" title="Internet">internet</a>. Dengan surat biasa seseorang perlu membeli <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Prangko" title="Prangko">prangko</a> sebagai biaya pengiriman, tetapi surat elektronik tidak perlu memakai biaya untuk mengirim. Biaya yang mungkin dikeluarkan hanyalah biaya untuk membayar <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Koneksi&#038;action=edit" title="Koneksi">koneksi</a> internet.</p>
	<h2><span class="mw-headline">Sejarah</span></h2>
	<p>Surat elektronik sudah mulai dipakai di tahun <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1960-an" title="1960-an">1960-an</a>. Pada saat itu Internet belum terbentuk, yang ada hanyalah kumpulan &#8216;<a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mainframe&#038;action=edit" title="Mainframe">mainframe</a>&#8216; yang terbentuk sebagai <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Jaringan" title="Jaringan">jaringan</a>. Mulai tahun <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/1980-an" title="1980-an">1980-an</a>, surat elektronik sudah bisa dinikmati oleh khalayak umum. Sekarang ini banyak perusahaan pos di berbagai negara menurun penghasilannya disebabkan masyarakat sudah tidak memakai jasa pos lagi.</p>
	<p>Anatomi Surel, sebagai contoh:</p>
	<table border="2" cellpadding="4" cellspacing="0" style="border: 1px solid rgb(170, 170, 170); margin: 1em 0pt; background: rgb(249, 249, 249) none repeat scroll 0% 50%; -moz-background-clip: initial; -moz-background-inline-policy: initial; -moz-background-origin: initial; border-collapse: collapse; font-size: 95%;">
<tr>
<td><strong>emailsaya@surabaya.vibriel.net.id</strong></td>
 </tr>
 </table>
	<p>Keterangan:</p>
	<ul>
<li><strong>emailsaya</strong>: nama kotak surat (<em>mailbox</em>) atau nama pengguna (<em>username</em>) yang ingin dituju dalam <em>mailserver</em></li>
	<li><strong>surabaya.vibriel.net.id</strong>: nama <em>mailserver</em> tempat pengguna yang dituju, rinciannya:
<ul>
<li><strong>surabaya</strong>: <em>subdomain</em> (milik pemegang nama <em>domain</em>), biasanya merujuk ke suatu komputer dalam lingkungan pemilik <em>domain</em></li>
	<li><strong>vibriel</strong>: nama <em>domain</em>, biasanya menunjukkan nama perusahaan/organisasi/perorangan (Vibriel)</li>
	<li><strong>net</strong>: <em>second level domain</em>, menunjukkan bahwa <em>domain</em> ini termasuk kategori <em>networking</em> (net)</li>
	<li><strong>id</strong>: <em>top level domain</em>, menunjukkan bahwa <em>domain</em> ini terdaftar di otoritas <em>domain</em> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Indonesia" title="Indonesia">Indonesia</a> (id)</li>
</ul>
</li>
	<li>
<h2><span class="mw-headline">Metode pengiriman</span></h2>
	<p>Untuk mengirim surel kita memerlukan suatu program <em>mail-client</em>. Surat elektronik yang kita kirim akan melalui beberapa poin sebelum sampai di tujuan. Untuk lebih jelasnya lihat diagram dibawah. Contoh yang dipakai adalah layanan SMTP dan POP3.</p>
        </li>
 </ul>
Saya menulis surel &rarr; e-mail client (di komputer saya) &rarr; SMTP server penyedia e-mail saya &rarr; Internet &rarr; POP3 server penyedia e-mail penerima &rarr; e-mail client (di komputer si penerima) &rarr; surat dibaca si penerima
<p>Terlihat Surel yang terkirim hanya melalui 5 poin (selain komputer pengirim dan penerima). Sebenarnya lebih dari itu sebab setelah surel meninggalkan POP3 Server maka itu akan melalui banyak server-server lainnya. Tidak tertutup kemungkinan surel yang kita kirim disadap orang lain. Maka dari itu bila surel yang kita kirim mengandung isi yang sensitif sebaiknya kita melakukan tindakan pencegahan, dengan mengacak (<a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Enkrip&#038;action=edit" title="Enkrip">enkrip</a>) data dalam surel tersebut (contohnya menggunakan <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=PGP&#038;action=edit" title="PGP">PGP</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Sertifikat_digital&#038;action=edit" title="Sertifikat digital">sertifikat digital</a>, dan lain-lain)</p>
	<h2><span class="mw-headline">Cara membaca surel</span></h2>
	<p>Surel pada mulanya disimpan di dalam sebuah <em>mailserver</em>. Biasanya bila seseorang memakai koneksi <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/ISP" title="ISP">ISP</a> untuk sambungan ke internet, ia akan diberikan satu surel gratis. Surel-surel yang diterima akan disimpan di server surel ISP.</p>
	<p>Ada dua cara untuk mengakses surel:</p>
	<ul>
<li>Dengan cara menggunakan &#8216;<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Browser_web" title="Browser web">browser</a>&#8216;, seperti <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Internet_Explorer" title="Internet Explorer">Internet Explorer</a> atau <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mozilla_Firefox" title="Mozilla Firefox">Mozilla Firefox</a>. Metode ini disebut sebagai <em>web-based</em>, artinya kita menggunakan media web sebagai perantara ke kotak surat Surel. Contoh: <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Yahoo%21_Mail&#038;action=edit" title="Yahoo! Mail">Yahoo! Mail</a> dan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Gmail" title="Gmail">Gmail</a>.</li>
	<li>Menggunakan program surel (<em>e-mail client</em>), seperti: Eudora Mail, <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Outlook_Express&#038;action=edit" title="Outlook Express">Outlook Express</a>, Mutt. Dengan menggunakan program seperti ini, seseorang harus mengetahui konfigurasi yang bisa didapat dari ISP. Keuntungannya adalah dapat membaca surel tanpa perlu terhubung secara terus-menerus dengan internet dan puluhan surel dapat diterima dan dikirimkan secara bersama-sama sekaligus.</li>
 </ul>
 <br /> <br />
<h2><span class="mw-headline">Etika penggunaan surel</span></h2>
	<p>Etika dalam surel sama dengan etika dalam menulis surat biasa. Ada surel yang isinya formal ada yang informal. Beberapa poin penting:</p>
	<ul>
<li>Jangan mengirim surel dengan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Lampiran_surat_elektronik" title="Lampiran surat elektronik">lampiran</a> (<em>attachment</em>) yang terlalu besar (lebih dari 512 kB). Tidak semua orang mempunyai akses Internet yang cepat, dan ada kemungkinan lampiran tersebut melebihi kapasitas surel penerima, sehingga akan ditolak <em>mailserver</em> penerima. Selain itu, perhatikan juga bahwa beberapa penyedia surel juga menerapkan batasan tentang jumlah, jenis, dan ukuran surel yang dapat diterima (dan dikirim) penggunanya,</li>
	<li>Jangan mengirim lanjut (<em>forward</em>) surel tanpa berpikir kegunaan bagi orang yang dituju.</li>
	<li>Selalu isi kolom subjek, jangan dibiarkan kosong.</li>
	<li>Gunakan kata-kata dengan santun. Adakalanya sesuatu yang kita tulis akan terkesan berbeda dengan apa yang sebetulnya kita maksudkan.</li>
	<li>Jangan menggunakan huruf kapital karena dapat menimbulkan kesan anda berteriak.</li>
 </ul>
 <br /> <br />
<h2><span class="mw-headline">Keamanan</span></h2>
	<p>Keamanan data di surel tidaklah terjamin dan selalu ada resiko terbuka untuk umum, dalam artian semua isinya dapat dibaca oleh orang lain. Hal ini disebabkan oleh karena surel itu akan melewati banyak <em>server</em> sebelum sampai di tujuan. Tidak tertutup kemungkinan ada orang yang menyadap surel yang dikirimkan tersebut.</p>
	<p>Data di surel dapat diamankan dengan melakukan teknik pengacakan (<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Enkripsi" title="Enkripsi">enkripsi</a>). Salah satu program enkripsi yang populer adalah <a href="http://www.pgpi.org/" title="http://www.pgpi.org/">PGP</a> (<em>Pretty Good Privacy</em>). Dengan memakai PGP maka surel akan dienkrip, dan hanya orang yang tertuju dapat mendekripsi dan membaca surel tersebut. Kerugiannya adalah membuat repot pihak pengirim dan penerima (karena keduanya harus memiliki program PGP, dan pengirim juga harus memiliki kunci umum penerima, dan melakukan enkripsi pesan dengan kunci tersebut).</p>
	<p>&nbsp;</p>
      <br /> 
<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/14/e_mail-nuw-1/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>SisTeM OpeRaSi NuW 1</title>
		<link>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/14/sistem-operasi-nuw-1/</link>
		<comments>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/14/sistem-operasi-nuw-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Mar 2007 00:54:28 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>iPtEk</category>
		<guid>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/14/sistem-operasi-nuw-1/</guid>
		<description><![CDATA[	Dalam Ilmu komputer, Sistem Operasi (SO, atau dalam bahasa Inggris: Operating System atau OS) adalah suatu software sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen hardware serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan browser web.
	Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada memori komputer pada [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p>Dalam <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Ilmu_komputer" title="Ilmu komputer">Ilmu komputer</a>, <strong>Sistem Operasi</strong> (SO, atau dalam <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Bahasa_Inggris" title="Bahasa Inggris">bahasa Inggris</a>: <em>Operating System</em> atau <em>OS</em>) adalah suatu <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Software" title="Software">software</a> sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Hardware" title="Hardware">hardware</a> serta operasi-operasi dasar sistem, termasuk menjalankan software aplikasi seperti program-program pengolah kata dan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Browser_web" title="Browser web">browser web</a>.</p>
	<p>Secara umum, Sistem Operasi adalah software pada lapisan pertama yang ditaruh pada <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Memori" title="Memori">memori</a> <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Komputer" title="Komputer">komputer</a> pada saat komputer dinyalakan. Sedangkan software-software lainnya dijalankan setelah Sistem Operasi berjalan, dan Sistem Operasi akan melakukan layanan inti umum untuk software-software itu. Layanan inti umum tersebut seperti akses ke disk, manajemen memori, skeduling task, dan antar-muka user. Sehingga masing-masing software tidak perlu lagi melakukan tugas-tugas inti umum tersebut, karena dapat dilayani dan dilakukan oleh Sistem Operasi. Bagian kode yang melakukan tugas-tugas inti dan umum tersebut dinamakan dengan &quot;<a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kernel_%28Ilmu_komputer%29" title="Kernel (Ilmu komputer)">kernel</a>&quot; suatu Sistem Operasi.</p>
	<p>Biasanya, istilah Sistem Operasi sering ditujukan kepada semua software yang masuk dalam satu paket dengan sistem komputer sebelum aplikasi-aplikasi software terinstall.</p>
	<p>Kalau sistem komputer terbagi dalam lapisan-lapisan, maka Sistem Operasi adalah <em>penghubung</em> antara lapisan hardware dan lapisan software. Lebih jauh daripada itu, Sistem Operasi melakukan semua tugas-tugas penting dalam komputer, dan menjamin aplikasi-aplikasi yang berbeda dapat berjalan secara bersamaan dengan lancar. Sistem Operasi menjamin aplikasi software lainnya dapat menggunakan memori, melakukan input dan output terhadap peralatan lain, dan memiliki akses kepada sistem file. Apabila beberapa aplikasi berjalan secara bersamaan, maka Sistem Operasi mengatur skedule yang tepat, sehingga sedapat mungkin semua proses yang berjalan mendapatkan waktu yang cukup untuk menggunakan prosesor (CPU) serta tidak saling mengganggu.</p>
	<p> Dalam banyak kasus, Sistem Operasi menyediakan suatu pustaka dari fungsi-fungsi standar, dimana aplikasi lain dapat memanggil fungsi-fungsi itu, sehingga dalam setiap pembuatan program baru, tidak perlu membuat fungsi-fungsi tersebut dari awal.</p>
	<p>Sistem Operasi secara umum terdiri dari beberapa bagian:</p>
	<ol>
<li>Mekanisme <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Booting" title="Booting">Boot</a>, yaitu meletakkan kernel ke dalam memory</li>
	<li><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Kernel_%28Ilmu_komputer%29" title="Kernel (Ilmu komputer)">Kernel</a>, yaitu inti dari sebuah Sistem Operasi</li>
	<li><em>Command Interpreter</em> atau <em>shell</em>, yang bertugas membaca input dari pengguna</li>
	<li>Pustaka-pustaka, yaitu yang menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain</li>
	<li>Driver untuk berinteraksi dengan hardware eksternal, sekaligus untuk mengontrol mereka.</li>
 </ol>
	<p>Sebagian Sistem Operasi hanya mengizinkan satu aplikasi saja yang berjalan pada satu waktu, tetapi sebagian besar Sistem Operasi baru mengizinkan beberapa aplikasi berjalan secara simultan pada waktu yang bersamaan. Sistem Operasi seperti itu disebut sebagai <em>Multi-tasking Operating System</em>. Beberapa Sistem Operasi berukuran sangat besar dan kompleks, serta inputnya tergantung kepada input pengguna, sedangkan Sistem Operasi lainnya sangat kecil dan dibuat dengan asumsi bekerja tanpa intervensi manusia sama sekali. Tipe yang pertama sering disebut sebagai <em>Desktop OS</em>, sedangkan tipe kedua adalah <em>Real-Time OS.</em></p>
	<p>Seiring dengan berkembangnya Sistem Operasi, semakin banyak lagi layanan yang menjadi layanan inti umum. Kini, sebuah OS mungkin perlu menyediakan layanan network dan koneksitas internet, yang dulunya tidak menjadi layanan inti umum. Sistem Operasi juga perlu untuk menjaga kerusakan sistem komputer dari gangguan program perusak yang berasal dari komputer lainnya, seperti virus. Daftar layanan inti umum akan terus bertambah.</p>
	<p>Program saling berkomunikasi antara satu dengan lainnya dengan Antarmuka Pemrograman Aplikasi, <em><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/API" title="API">Application Programming Interface</a></em> atau disingkat dengan <em><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/API" title="API">API</a></em>. Dengan API inilah program aplikasi dapat berkomunikasi dengan Sistem Operasi. Sebagaimana manusia berkomunikasi dengan komputer melalui Antarmuka User, program juga berkomunikasi dengan program lainnya melalui API.</p>
	<p>Walaupun demikian API sebuah komputer tidaklah berpengaruh sepenuhnya pada program-program yang dijalankan diatas platform operasi tersebut. Contohnya bila program yang dibuat untuk windows 3.1 bila dijalankan pada windows 95 dan generasi setelahnya akan terlihat perbedaan yang mencolok antara window program tersebut dengan program yang lain.</p>
	<h2><span class="mw-headline">Sistem Operasi saat ini</span></h2>
	<p>Sistem operasi-sistem operasi utama yang digunakan komputer sistem umum (termasuk PC, komputer personal) terbagi menjadi 3 kelompok besar:</p>
	<ol>
<li>Keluarga <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Microsoft_Windows" title="Microsoft Windows">Microsoft Windows</a> - yang antara lain terdiri dari Windows Desktop Environment (versi 1.x hingga versi 3.x), Windows 9x (Windows 95, 98, dan Windows ME), dan Windows NT (Windows NT 3.x, Windows NT 4.0, Windows 2000, Windows XP, Windows Server 2003, dan Windows Vista yang akan dirilis pada tahun 2007)).</li>
	<li>Keluarga <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Unix" title="Unix">Unix</a> yang menggunakan antarmuka sistem operasi POSIX, seperti SCO UNIX, keluarga BSD (<em>Berkeley Software Distribution</em>), GNU/Linux, MacOS/X (berbasis kernel BSD yang dimodifikasi, dan dikenal dengan nama <em>Darwin</em>) dan GNU/Hurd.</li>
	<li>Mac OS, adalah sistem operasi untuk komputer keluaran <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Apple" title="Apple">Apple</a> yang biasa disebut <em>Mac</em> atau <em>Macintosh</em>. Sistem operasi yang terbaru adalah <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Mac_OS_X" title="Mac OS X">Mac OS X</a> versi 10.4 (<em>Tiger</em>). Awal tahun 2007 direncanakan peluncuran versi 10.5 (<em>Leopard</em>).</li>
 </ol>
	<p>Sedangkan komputer <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Mainframe&#038;action=edit" title="Mainframe">Mainframe</a>, dan <a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Super_komputer&#038;action=edit" title="Super komputer">Super komputer</a> menggunakan banyak sekali sistem operasi yang berbeda-beda, umumnya merupakan turunan dari sistem operasi UNIX yang dikembangkan oleh vendor seperti IBM AIX, HP/UX, dll.</p>
	<h2><span class="mw-headline">Proses</span></h2>
	<p>Prosesor mengeksekusi program-program komputer. Prosesor adalah sebuah chip dalam sistem komputer yang menjalankan instruksi-instruksi program komputer. Dalam setiap detiknya prosesor dapat menjalankan jutaan instruksi.</p>
	<p>Program adalah sederetan instruksi yang diberikan kepada suatu komputer. Sedangkan <em>proses</em> adalah suatu bagian dari program yang berada pada status tertentu dalam rangkaian eksekusinya. Di dalam bahasan Sistem Operasi, kita lebih sering membahas <em>proses</em> dibandingkan dengan program. Pada Sistem Operasi modern, pada satu saat tidak seluruh program dimuat dalam memori, tetapi hanya satu bagian saja dari program tersebut. Sedangkan bagian lain dari program tersebut tetap beristirahat di media penyimpan disk. Hanya pada saat dibutuhkan saja, bagian dari program tersebut dimuat di memory dan dieksekusi oleh prosesor. Hal ini sangat menghemat pemakaian memori.</p>
	<p>Beberapa sistem hanya menjalankan satu proses tunggal dalam satu waktu, sedangkan yang lainnya menjalankan multi-proses dalam satu waktu. Padahal sebagian besar sistem komputer hanya memiliki satu prosesor, dan sebuah prosesor hanya dapat menjalankan satu instruksi dalam satu waktu. Maka bagaimana sebuah sistem prosesor tunggal dapat menjalankan multi-proses? Sesungguhnya pada granularity yang sangat kecil, prosesor hanya menjalankan satu proses dalam satu waktu, kemudian secara cepat ia berpindah menjalankan proses lainnya, dan seterusnya. Sehingga bagi penglihatan dan perasaan pengguna manusia, seakan-akan prosesor menjalankan beberapa proses secara bersamaan.</p>
	<p>Setiap proses dalam sebuah sistem operasi mendapatkan sebuah PCB (<em>Process Control Block</em>) yang memuat informasi tentang proses tersebut, yaitu: sebuah tanda pengenal proses (Process ID) yang unik dan menjadi nomor identitas, status proses, prioritas eksekusi proses dan informasi lokasi proses dalam memori. Prioritas proses merupakan suatu nilai atau besaran yang menunjukkan seberapa sering proses harus dijalankan oleh prosesor. Proses yang memiliki prioritas lebih tinggi, akan dijalankan lebih sering atau dieksekusi lebih dulu dibandingkan dengan proses yang berprioritas lebih rendah. Suatu sistem operasi dapat saja menentukan semua proses dengan prioritas yang sama, sehingga setiap proses memiliki kesempatan yang sama. Suatu sistem operasi dapat juga merubah nilai prioritas proses tertentu, agar proses tersebut akan dapat memiliki kesempatan lebih besar pada eksekusi berikutnya (misalnya: pada proses yang sudah sangat terlalu lama menunggu eksekusi, sistem operasi menaikkan nilai prioritasnya).</p>
	<h3><span class="mw-headline">Status Proses</span></h3>
	<p>Jenis status yang mungkin dapat disematkan pada suatu proses pada setiap sistem operasi dapat berbeda-beda. Tetapi paling tidak ada 3 macam status yang umum, yaitu:</p>
	<ol>
<li><strong>Ready</strong>, yaitu status dimana proses siap untuk dieksekusi pada giliran berikutnya</li>
	<li><strong>Running</strong>, yaitu status dimana saat ini proses sedang dieksekusi oleh prosesor</li>
	<li><strong>Blocked</strong>, yaitu status dimana proses tidak dapat dijalankan pada saat prosesor siap/bebas</li>
 </ol>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>&nbsp;</p>
	<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/14/sistem-operasi-nuw-1/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>JaRiNgaN KoMpUtEr nUw 1</title>
		<link>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/14/jaringan-komputer-nuw-1/</link>
		<comments>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/14/jaringan-komputer-nuw-1/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Mar 2007 00:43:09 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>iPtEk</category>
		<guid>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/14/jaringan-komputer-nuw-1/</guid>
		<description><![CDATA[	Jaringan komputer adalah sebuah sistem yang terdiri atas komputer dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:
	
Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian printer, CPU, memori, harddisk
	Komunikasi: contohnya surat elektronik, instant messaging, chatting
	Akses informasi: contohnya web browsing
 
	Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><strong>Jaringan komputer</strong> adalah sebuah <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Sistem" title="Sistem">sistem</a> yang terdiri atas <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Komputer" title="Komputer">komputer</a> dan perangkat jaringan lainnya yang bekerja bersama-sama untuk mencapai suatu tujuan yang sama. Tujuan dari jaringan komputer adalah:</p>
	<ul>
<li>Membagi sumber daya: contohnya berbagi pemakaian <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Printer" title="Printer">printer</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/CPU" title="CPU">CPU</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Memori" title="Memori">memori</a>, <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Harddisk" title="Harddisk">harddisk</a></li>
	<li>Komunikasi: contohnya <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Surat_elektronik" title="Surat elektronik">surat elektronik</a>, <em><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Instant_messaging&#038;action=edit" title="Instant messaging">instant messaging</a></em>, <em><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Chatting&#038;action=edit" title="Chatting">chatting</a></em></li>
	<li>Akses informasi: contohnya <em>web browsing</em></li>
 </ul>
	<p>Agar dapat mencapai tujuan yang sama, setiap bagian dari jaringan komputer meminta dan memberikan layanan (<em>service</em>). Pihak yang meminta layanan disebut klien (<em>client</em>) dan yang memberikan layanan disebut pelayan (<em>server</em>). Arsitektur ini disebut dengan sistem client-server, dan digunakan pada hampir seluruh aplikasi jaringan komputer.</p>
	<h2><span class="mw-headline">Klasifikasi</span></h2>
	<p><a name="Berdasarkan_skala"></a></p>
	<h3><span class="mw-headline">Berdasarkan skala</span></h3>
	<ul>
<li><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Local_Area_Network" title="Local Area Network">Local Area Network</a> (LAN)</li>
	<li>[(Metropolitant Area Network]) (MAN)</li>
	<li><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Wide_Area_Network" title="Wide Area Network">Wide Area Network</a> (WAN)</li>
 </ul>
	<p><a name="Berdasarkan_fungsi"></a></p>
	<h3><span class="mw-headline">Berdasarkan fungsi</span></h3>
	<p>Pada dasarnya setiap jaringan komputer ada yang berfungsi sebagai client dan juga server. Tetapi ada jaringan yang memiliki komputer yang khusus didedikasikan sebagai server sedangkan yang lain sebagai client. Ada juga yang tidak memiliki komputer yang khusus berfungsi sebagai server saja. Karena itu berdasarkan fungsinya maka ada dua jenis jaringan komputer:</p>
	<ul>
<li><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Client-server&#038;action=edit" title="Client-server">Client-server</a></li>
 </ul>
	<p>Yaitu jaringan komputer dengan komputer yang didedikasikan khusus sebagai server. Sebuah service/layanan bisa diberikan oleh sebuah komputer atau lebih. Contohnya adalah sebuah domain seperti www.detik.com yang dilayani oleh banyak komputer web server. Atau bisa juga banyak service/layanan yang diberikan oleh satu komputer. Contohnya adalah server jtk.polban.ac.id yang merupakan satu komputer dengan multi service yaitu mail server, web server, file server, database server dan lainnya.</p>
	<ul>
<li><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Peer-to-peer&#038;action=edit" title="Peer-to-peer">Peer-to-peer</a></li>
 </ul>
	<p>Yaitu jaringan komputer dimana setiap host dapat menjadi server dan juga menjadi client secara bersamaan. Contohnya dalam file sharing antar komputer di Jaringan Windows Network Neighbourhood ada 5 komputer (kita beri nama A,B,C,D dan E) yang memberi hak akses terhadap file yang dimilikinya. Pada satu saat A mengakses file share dari B bernama data_nilai.xls dan juga memberi akses file soal_uas.doc kepada C. Saat A mengakses file dari B maka A berfungsi sebagai client dan saat A memberi akses file kepada C maka A berfungsi sebagai server. Kedua fungsi itu dilakukan oleh A secara bersamaan maka jaringan seperti ini dinamakan peer to peer.</p>
	<h3><span class="mw-headline">Berdasarkan topologi jaringan</span></h3>
	<p>Berdasarkan <a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_jaringan" title="Topologi jaringan">topologi jaringan</a>, jaringan komputer dapat dibedakan atas:</p>
	<ul>
<li><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Topologi_bus&#038;action=edit" title="Topologi bus">Topologi bus</a></li>
	<li><a href="http://id.wikipedia.org/wiki/Topologi_bintang" title="Topologi bintang">Topologi bintang</a></li>
	<li><a href="http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Topologi_cincin&#038;action=edit" title="Topologi cincin">Topologi cincin</a></li>
 </ul>
	<p>&nbsp;</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/14/jaringan-komputer-nuw-1/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>LiNuX SyStEm oPeRASi MaSA dEpAn</title>
		<link>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/14/linux-system-operasi-masa-depan/</link>
		<comments>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/14/linux-system-operasi-masa-depan/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 14 Mar 2007 00:35:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>iPtEk</category>
		<guid>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/14/linux-system-operasi-masa-depan/</guid>
		<description><![CDATA[	 
	Mungkin masih banyak lagi keunggulan Linux yang tidak dapat dituliskan di sini karena keterbatasan waktu. Namun penulis ingin menyampaikan satu hal lagi yang penting bahwa Linux kini banyak dipakai oleh beberapa perusahaan dan instasi pemerintah. Selain itu Linux memungkinkan perangkat keras yang dibutuhkan tidak terlalu besar bahkan untuk Web atau mail server hanya dengan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<h1> </h1>
	<p align="justify">Mungkin masih banyak lagi keunggulan Linux yang tidak dapat dituliskan di sini karena keterbatasan waktu. Namun penulis ingin menyampaikan satu hal lagi yang penting bahwa Linux kini banyak dipakai oleh beberapa perusahaan dan instasi pemerintah. Selain itu Linux memungkinkan perangkat keras yang dibutuhkan tidak terlalu besar bahkan untuk Web atau mail server hanya dengan menggunakan perangkat komputer 386. Dengan perangkat keras yang sama kecepatan yang ditawarkan Linux lebih cepat dibandingkan dengan OS komersial lainnnya. Sebagai sistem operasi server yang murah dan untuk tujuan komersial, Linux merupakan alternatif &ldquo;sejati&rdquo; bagi Windows NT maupun sistem Unix komersial. Ia sangat tepat sebgai klien Internet ataupun Intranet berkat protokol TCP/IP dan Netscape Navigator yang selalu aktual dan tingkat kestabilannya.</p>
	<p align="justify">Sistem operasi desktop Linux sebagai pengganti Windows 98 juga disarankan dengan makin meluasnya dukungan hardware dan software. Meskipun proses instalasinya lebih rumit dibandingkan dengan Windows, akan tetapi Linux memiliki keunggulan yang tidak dipunyai sistem operasi yang lain. Dengan berbagai keuntungan di atas tidaklah mustahil bahwa denominasi windows lama kelamaan akan bergeser ke Linux dan hanya tinggalah waktu yang menentukan jika pihak Microsoft tidak merubah strategi-strateginya. Banyak kalangan meramalkan Linux akan menjadi sistem operasi masa depan yang terdepan di antara sistem operasi yang lainnya.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/14/linux-system-operasi-masa-depan/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>E_MaiL</title>
		<link>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/e_mail-2/</link>
		<comments>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/e_mail-2/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Mar 2007 01:22:40 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>iPtEk</category>
		<guid>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/e_mail-2/</guid>
		<description><![CDATA[	&nbsp;Salah  satu layanan komunikasi melalui internet adalah email, atau electronic-mail.  Yang kita lakukan bila kita berkomunikasi menggunakan e-mail adalah  mengetikkan pesan yang akan kita kirim pada program komputer yang dikhususkan  untuk keperluan ini (email client), seperti Outlook Express, Netscape  Communicator, Eudora, Pegasus, dan lain-lain. Kemudian pesan yang telah  selesai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p align="justify">&nbsp;<font>Salah  satu layanan komunikasi melalui internet adalah <strong>email</strong>, atau <em>electronic-mail</em>.  Yang kita lakukan bila kita berkomunikasi menggunakan e-mail adalah  mengetikkan pesan yang akan kita kirim pada program komputer yang dikhususkan  untuk keperluan ini (<strong>email</strong> client), seperti Outlook Express, Netscape  Communicator, Eudora, Pegasus, dan lain-lain. Kemudian pesan yang telah  selesai disusun kita kirimkan, setelah sebelumnya kita menghubungkan  komputer kita dengan internet. Biasanya bersamaan dengan mengirim, kita  juga sekaligus mengecek apakah ada pesan yang ditujukan ke alamat kita.  Setelah itu kita bisa memutuskan hubungan dengan internet. Bila kita  telah terampil mengoperasikan program <strong>email</strong> yang digunakan, proses tadi  dapat berlangsung sangat cepat. Alhasil kita dapat melakukan penghematan  pulsa telpon. Mengenai hal ini akan dibahas lebih lanjut nanti.</font>&nbsp; </p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Karena  pengiriman dan penerimaan e-mail ternyata berjalan sangat cepat dan  efisien, akhirnya orang berpikir untuk mencari berbagai kemungkinan  komunikasi yang bisa dikembangkan melalui medium ini, seperti apa yang  disebut dengan <em>distribution list, </em> dan<em> discussion list</em>. Bahkan di antara mereka yang sering menggunakan  <strong>email</strong> telah berkembang konvensi-konvensi pergaulan tertentu, yang sangat  penting untuk diketahui oleh para pemula, seperti <em>netiquette</em>, <em> smiley</em> / <em>emoticon</em>, <em>avatar</em> / <em>nickname</em>, dan sebagainya.  Akhirnya dengan semakin canggihnya program <strong>email</strong> yang digunakan, semakin  terbuka pula kemungkinan yang lebih luas. Dewasa ini semua <em><strong>email</strong>  clients</em> mampu menyertakan file pada <strong>email</strong> yang dikirimkan, sebagai <em> attachment</em> / lampiran. Ini berarti yang dikirimkan oleh <strong>email</strong> bukan  hanya tulisan, tapi bisa juga&nbsp; suara, gambar, bahkan gambar bergerak.</font>&nbsp; </p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Tidak  ada medium komunikasi yang sempurna. Demikian pula dengan <strong>email</strong>. Apa  yang terjadi sebenarnya adalah pertukaran tulisan elektronik di antara  mereka yang memiliki alamat <strong>email</strong>. Ketidaksempurnaannya adalah bahwa  itu semua hanya berupa tulisan ! Akan tetapi justru pada ketidaksempurnaan  itulah letak kelebihannya. Yang harus segera disadari kemudian adalah  bahwa akhirnya kita akan harus menghargai orang lain lebih karena pikirannya,  gagasannya. Bukan karena faktor-faktor lain yang kurang esensial bagi  timbulnya sebuah <em>intellectual discourse</em> yang demokratis - hal  yang tentu sangat didambakan oleh publik perguruan tinggi. Demi kemajuan  pendidikan dan ilmu pengetahuan di Indonesia maka harus dikatakan bahwa  keberadaan internet di suatu perguruan tinggi adalah <em>conditio sine  qua non</em>. Tidak bisa tidak. </font></p>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Program </strong><strong>Email</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
  &nbsp;<br /> <br />
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Program  komputer yang digunakan untuk mengirim dan menerima <strong>email</strong> sangat banyak  pilihannya. Barangkali bisa diusahakan suatu pembahasan umum yang mencakup  hal-hal mendasar yang dimiliki oleh setiap <em><strong>email</strong> clients</em> tersebut,  akan tetapi jauh lebih baik bila kita merujuk pada satu <em><strong>email</strong> client</em>  tertentu supaya kita bisa punya orientasi yang sama. Oleh karena itu  dari awal saya ingin menetapkan bahwa program <strong>email</strong> yang akan dirujuk  di sini adalah Outlook Express buatan Microsoft. Mulai dari versi 3,  4.1, 5.0, dan 5.1 </font><font><em><strong>email</strong>  client</em> yang populer ini memiliki prinsip penggunaan dasar yang sama.</font>&nbsp; </p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Sebagai  catatan, dari berbagai forum diskusi / milis mengenai komputer serta  informasi yang tersebar di Internet diperoleh informasi bahwa Outlook  Express ternyata sering menunjukkan <em>error bug </em> bila program ini digunakan untuk <em>multiple account</em> dan menerima  <strong>email</strong> dalam jumlah banyak. Akan tetapi bila penggunaannya hanya <em>single  account</em>, <em><strong>email</strong> client</em> ini cukup stabil. Memang harus diakui  bahwa tidak ada program komputer yang sempurna. Oleh karena itu patut  pula dipertimbangan <em><strong>email</strong> clients</em> alternatif seperti Eudora Pro,  Eudora Light, Becky, Calypso, QuickMail Pro, The Bat!, dan lain-lain.  Masing-masing program memiliki kelebihan sendiri-sendiri dengan fitur  yang berbeda-beda. Semuanya dapat dicari dan diambil secara gratis di  Internet melalui alamat seperti, </font><a href="http://www.download.com/"><font><strong><u>www.download.com</u></strong></font></a><font><u>&nbsp; atau&nbsp; </u></font><a href="http://tucows.cyberway.com.sg/"><font><strong><u>http://tucows.cyberway.com.sg</u></strong></font></a></p>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Cara Kerja </strong><strong>Email</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
  &nbsp;<br /> <br />
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Sama  halnya dengan surat biasa (snail mail) yang harus melewati beberapa  kantor pos sebelum sampai ke tujuannya, begitu dikirimkan oleh seseorang  melalui komputer yang tersambung ke internet sebuah <strong>email</strong> masuk ke beberapa  komputer lain di sepanjang jaringan internet. Komputer-komputer itu  disebut dengan <em><strong>email</strong> server</em>. Ketika <strong>email</strong> tersebut sampai ke  server yang menjadi tujuan (seperti yang ditunjuk pada alamat <strong>email</strong>  - kepada siapa kita menulis <strong>email</strong>) <strong>email</strong> tersebut disimpan pada sebuah <em> emailbox</em>. Si pemilik alamat <strong>email</strong> baru bisa mendapatkan <strong>email</strong> itu  kalau yang bersangkutan mengecek <em>emailbox</em>-nya. Jadi, tidak benar  kalau dibayangkan bahwa untuk bisa menerima <strong>email</strong> kita harus terhubung  terus menerus dengan internet.</font>&nbsp;</p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Untuk  bisa menerima <strong>email</strong> kita mesti memiliki sebuah <em>account </em> pada suatu <em><strong>email</strong> server, </em>yang tentu berada pada sebuah ISP (Internet  Service Provider). Ini sama dengan bila kita memiliki alamat rumah kita.  Hanya bedanya, bila pada <em>snail mail</em> kita hanya bisa menerima  surat manakala kita berada di alamat kita, sedangkan pada <strong>email</strong>, kita&nbsp;  bisa menerimanya&nbsp; di mana&nbsp; saja kita berada. Misalnya saya  bisa mengecek <strong>email</strong>-<strong>email</strong> yang datang ke alamat <strong>email</strong> saya </font><a href="mailto:tomita@bdg.centrin.net.id"><font><strong><u>tomita@bdg.centrin.net.id</u></strong></font></a><font><u> - yang </u> <strong><u>normal</u></strong><u>-nya saya buka di Bandung, ketika saya sedang&nbsp;  berada&nbsp; di&nbsp; Bali atau di Amerika sekalipun. Bagaimana hal  ini bisa dijelaskan ?</u></font>&nbsp;</p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><u>Hal  itu bisa dilakukan karena bila kita bisa mengkontak sebuah </u> <em><u><strong>email</strong> server</u></em><u> di mana kita punya </u> <em><u>account</u></em><u> <strong>email</strong>, maka kita bisa mengambil / men-</u><em><u>download</u></em><u>  semua <strong>email</strong> yang ditujukan kepada alamat <strong>email</strong> yang kita miliki. Untuk  itu kita mesti memperhatikan protokol penerimaan dan pengiriman <strong>email</strong>.  Protokol di sini maksudnya adalah sebuah prosedur standard untuk mengatur  transmisi data di antara komputer-komputer. Untuk pengiriman, protokolnya  adalah SMTP, singkatan dari </u><em><u>Simple Mail Transfer Protocol</u></em><u>;  untuk penerimaan, protokolnya adalah POP singkatan dari </u> <em><u>Post Office Protocol</u></em><u>. Setiap <strong>email</strong> server memiliki  SMTP dan POP yang berbeda-beda. </u></font>&nbsp;</p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><u>Bila  kita bisa menguasai cara mengontak SMTP dan POP dari lokasi yang berbeda,  sebenarnya ini bisa mengatasi masalah kepemilikan komputer dan koneksi  internet. Bila kita tidak memiliki sendiri komputer dan koneksi ke internet,  kita masih bisa men-</u><em><u>download</u></em><u> <strong>email</strong> yang ditujukan  kepada alamat <strong>email</strong> kita. Alternatif untuk itu misalnya (1) menggunakan </u> <em><u><strong>email</strong> client</u></em><u> yang mampu menangani lebih dari satu account  (multiple account) -&nbsp; bisa saja kita nebeng komputer teman atau  komputer kampus; atau (2) men-</u><em><u>download</u></em><u> <strong>email</strong> di  cybercafe atau rental-rental komputer yang kini bertebaran di mana-mana.</u></font></p>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Anatomi Alamat    </strong><strong>Email</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
  &nbsp;<br /> <br />
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Bilamana  kita membaca alamat sebuah <em>snail mail</em>, kita bisa membayangkan  seberapa jauh lokasi si pengirim surat dari kita. Pertanyaannya adalah,  apa yang bisa kita pahami dari sebuah alamat <strong>email</strong> ?</font>&nbsp; </p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Alamat  <strong>email</strong> terdiri dari dua bagian yang dipisahkan dengan tanda axon / @.  Misalnya alamat :</font>&nbsp;</p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<a href="mailto:tomita@bdg.centrin.net.id"><font><strong><u>tomita@bdg.centrin.net.id</u></strong></font></a>&nbsp; </p>
	<p align="justify"><font>Di sebelah  kiri @ disebut <em>user name</em> (tomita), yang menunjuk pada identitas  si pemilik alamat <strong>email</strong>. <em>User name</em> bisa merupakan nama si pemilik,  singkatan nama, <em>nickname</em>,&nbsp; nomor, atau apapun juga. <em>User  name</em> juga menjadi nama bagi <em>emailbox</em> yang dimiliki seseorang  di sebuah </font><font><em>mail server</em>. </font>&nbsp; </p>
	<p align="justify"><font>Di sebelah  kanan @ (bdg.centrin.net.id) disebut <em>domain name</em>, yang menunjukkan  identitas <em>mail server</em> di mana seorang <em>user</em> memiliki <em> emailbox</em>. <em>Domain name</em> biasanya menunjukkan nama perusahaan  atau organisasi pemilik sebuah <em>account</em>. Misalnya :</font>&nbsp; </p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<a href="mailto:liputan6@sctv.co.id"><font><strong><u>liputan6@sctv.co.id</u></strong></font></a><font><strong><u> </u></strong> <u>(crew acara Liputan6 di SCTV)</u></font></p>
	<ul>
<p><a href="mailto:ylbhi@ylbhi.org"><font><strong><u>ylbhi@ylbhi.org</u></strong></font></a><font><u> (Yayasan Lembaga Bantuan Hukum  Indonesia)</u></font></p>
 </ul>
	<ul>
<p><a href="mailto:kompas@kompas.com"><font><strong><u>kompas@kompas.com</u></strong></font></a><font><strong><u> </u></strong> <u>(Surat Kabar Harian Kompas)</u><strong><u> </u></strong></font>&nbsp; </p>
 </ul>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Selain  itu, dari bagian paling belakang dari sebuah <strong>email</strong> kita bisa memperoleh  beberapa dugaan mengenai pemiliknya. </font>&nbsp;</p>
	<ul>
<li><font>.com, biasanya ini    dimiliki oleh perusahaan komersial atau usaha bisnis lainnya, </font></li>
	<li><font>.edu, biasanya menunjukkan    bahwa pemiliknya adalah sebuah universitas atau institusi pendidikan,    seperti </font><a href="mailto:humas@maranatha.edu"><font><u>humas@maranatha.edu</u></font></a></li>
	<li><font><u>.gov, dimiliki    oleh instansi pemerintah,</u></font></li>
	<li><font><u>.mil, dimiliki    instansi militer,</u></font></li>
 </ul>
  &nbsp;<br /> <br />
<p align="justify"><font>Bagi <strong>email</strong>  server yang letaknya di luar Amerika, seringkali alamat emailnya diberi  identitas sesuai nama negaranya. Sebagai contoh id (Indonesia), au (Australia),  uk (United Kingdom), ca (Canada), nz (New Zaeland), dan sebagainya. </font></p>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Jenis </strong><strong>Email</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
  &nbsp;<br /> 
<ul>
<ol></ol>
	<ol>
<li><font><strong>Dari Mekanismenya</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify"><font>Dalam perkembangannya,  <strong>email</strong> ternyata tidak hanya seperti yang dideskripsikan pada bagian II.  Lebih detil, dari mekanisme pengiriman dan penerimaannya terdapat beberapa  jenis sebagai berikut :</font>&nbsp;</p>
 </ul>
	<ul>
<li><font><strong>POP </strong><strong>Email</strong></font></li>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><strong>Email</strong>  jenis ini adalah persis seperti yang telah dijelaskan pada bagian II  di atas. POP singkatan dari <em>Post Office Protocol</em>. Jadi, jalan  yang dilalui sebuah <strong>email</strong> mirip dengan yang dialami oleh sebuah <em>snail  mail, </em>yang mesti melewati beberapa kantor pos perantara sebelum  akhirnya sampai ke tujuan. Akan halnya dengan <strong>email</strong>, sebuah <strong>email</strong> akan  melewati beberapa komputer yang berperan sebagai <em>router</em> atau <em> <strong>email</strong> server</em>, sebelum akhirnya tiba pada <em><strong>email</strong> server</em> yang  ada pada ISP di mana alamat <strong>email</strong> kita terdaftar.</font>&nbsp; </p>
 </ul>
	<ul>
<li><font><strong>Web-based </strong><strong>Email</strong>    / <strong>email</strong> gratis</font></li>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Web-based  <strong>Email</strong>, atau <strong>email</strong> berbasis web dikembangkan dengan tujuan untuk memberikan  jasa <strong>email</strong> kepada orang yang memiliki akses internet, tetapi tidak memiliki <em> account</em> <strong>email</strong> sendiri, atau yang dimiliki bukan akses ke <strong>email</strong> server,  tapi ke sebuah web server.</font></p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Jadi,  orang yang akan mengirimkan <strong>email</strong> pertama-tama harus mengikuti prosedur  untuk membuat sebuah <em>account</em> <strong>email</strong> yang pada umumnya disediakan  secara gratis. Setelah selesai kita akan memiliki sebuah <em>account</em>  <strong>email</strong> dengan <em>user name</em> yang telah kita tentukan dan <em>domain  name</em> yang sudah ditetapkan oleh si pemberi jasa <strong>email</strong> gratis ini,  termasuk dengan <em>password</em>.</font></p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Bila  kita akan menulis sebuah <strong>email</strong>, <strong>email</strong> tersebut tidak ditulis pada <em> <strong>email</strong> client</em> yang konvensional tapi pada sebuah kolom / halaman  khusus yang disediakan untuk itu. Pada kolom / halaman tersebut sudah  lengkap tersedua bagian-bagian yang bisa diklik, untuk mengirimkan,  menyimpan, dan sebagainya.</font></p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify"><font>Bila kita  akan mengecek apakah ada <strong>email</strong> yang ditujukan untuk kita maka kita akan  harus masuk ke bagian <em>inbox</em> yang tentu disediakan di halaman  tertentu di website yang memberikan jasa <strong>email</strong> semacam ini.</font></p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Sekali  lagi, semuanya tidak menggunakan <em><strong>email</strong> client</em>, seperti yang saya  tulisakan di atas, tapi fasilitas yang dibuat khusus pada sebuah <em> website</em>. Contoh untuk ini banyak sekali, seperti hotmail.com, yahoo.com,  mailexcite.com, astaga.com, dan sebagainya.</font></p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font> </font></p>
 </ul>
	<ul>
<li><font><strong></strong><strong>Email</strong> Forwarder</font></li>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><em><strong>Email</strong>  Forwarder</em> adalah sebuah fasilitas yang dulu banyak tersedia secara  gratis, tapi kini sudah banyak yang komersial, dalam arti menuntut kita  untuk membayar sejumlah uang tertentu.</font></p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><strong>Pengertian</strong> <em> <strong>email</strong> forwarder</em> adalah sebuah cara untuk membuat alias dari alamat  <strong>email</strong> kita yang sebenarnya. Sebagai contoh, alamat <strong>email</strong> saya yang sebenarnya  adalah </font><a href="mailto:tomita@bdg.centrin.net.id"><font><u>tomita@bdg.centrin.net.id</u></font></a><font><u>, akan tetapi saya masih bisa menerima  <strong>email</strong> dari manapun juga yang dialamatkan ke </u></font><a href="mailto:agnolia@bigfoot.com"><font><u>agnolia@bigfoot.com</u></font></a><font><u> pada </u> <em><u>inbox</u></em><u> untuk alamat <strong>email</strong> saya yang asli. Dalam hal  ini </u></font><a href="mailto:agnolia@bigfoot.com"><font><u>agnolia@bigfoot.com</u></font></a><font><u> adalah sebuah </u> <em><u><strong>email</strong> forwarder</u></em><u>, karena semua <strong>email</strong> yang ditujukan  kepada alamat itu akan diteruskan lagi ke alamat yang sebenarnya (</u></font><a href="mailto:tomita@bdg.centrin.net.id"><font><u>tomita@bdg.centrin.net.id</u></font></a><font><u>).</u></font></p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><u>Orang  menggunakan </u><em><u><strong>email</strong> forwarder</u></em><u> dengan berbagai macam  alasan. Mungkin alamat <strong>email</strong> yang sebenarnya dirasakan terlalu jelas  menunjukkan identitas seseorang, seperti ISP yang digunakan, atau negara  asal pengirim. Alasan lain boleh jadi adalah bila seseorang ingin anonim  dalam sebuah forum diskusi tertentu, atau mungkin menggunakan sebuah </u> <em><strong>email</strong> forwarder</em> dan dengan identitas yang sama sekali lain. Ada  pula yang menggunakan <em><strong>email</strong> forwarder</em> untuk menghindari kemungkinan  menerima <em>spamming</em> (lihat bagian <strong>Email</strong> Abuse di bagian VII).</font>&nbsp; </p>
 </ul>
	<ul>
<ol></ol>
	<ol>
<li><font><strong>Dari Segi Format      Isi</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
  &nbsp;<br /> 
<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><strong>Pengertian</strong>  format isi di sini adalah bagaimana penampakan visual sebuah pesan <strong>email</strong>.  Ada dua macam yaitu :</font>&nbsp;</p>
 </ul>
	<ul>
<li><font><strong>Plain Text</strong></font></li>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Dengan <em> plain text</em>, dimaksudkan bahwa tulisan yang kita ketikkan hanya berupa  data dalam format ASCII (American Standard Code for Information Interchange).  Tulisan yang disajikan dalam format <em>plain text</em> sama sekali tidak  memungkinkan kita untuk membuat modifikasi pada tampilan visualnya,  seperti membuat tebal, atau membuat miring sebuah teks, mengganti warna,  ukuran huruf, latar belakang, atau membubuhkan hiasan-hiasan tertentu.</font>&nbsp; </p>
 </ul>
	<ul>
<li><font><strong>HTML </strong></font></li>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>HTML  singkatan dari HyperText Mark-up Language, yaitu sebuah bahasa standard  yang digunakan untuk menampilkan / mengatur penampilan materi-materi  informasi di internet. <strong>Email</strong> yang ditulis dengan menggunakan format  HTML akan memungkinkan isinya disusun secara variatif, mulai dari pengaturan  huruf, warna, <em>lay out</em>, sampai peletakan gambar.</font>&nbsp; </p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Seringkali  bila kita mengirim <strong>email</strong> ke sebuah forum diskusi / milis ada himbauan  untuk hanya mengirimkan <strong>email</strong> dalam format <em>plain text</em> saja. Hal  ini disebabkan biasanya <strong>email</strong> dalam format HTML memiliki ukuran yang  lebih besar dari yang berformat <em>plain text</em>. Alasan lain adalah  karena tidak semua orang dalam sebuah milis menggunakan <em><strong>email</strong> client</em>  yang bisa menampilkan HTML, sehingga ketika sebuah <strong>email</strong> HTML dibuka,  isinya hanya serangkaian kode-kode yang tidak bisa dipahami sama sekali.  Sebenarnya hampir semua <em><strong>email</strong> client</em> dewasa ini sudah mendukung  format HTML, sehingga kini jarang ditemui keluhan seseorang yang tidak  bisa membaca sebuah <strong>email</strong>, hanya karena <strong>email</strong> yang dibacanya itu dibuat  dalam format HTML. Banyak orang yang memang tidak peduli apakah <em>plain  text</em> atau HTML, tapi pertanyaannya ; bila dengan format yang sederhana  saja sudah bisa menyampaikan pesan, mengapa mesti dengan HTML ?</font></p>
 </ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Variasi Bentuk    Komunikasi Dengan </strong><strong>Email</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
  &nbsp;<br /> <br />
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Dalam  beberapa hal <strong>email</strong> memang meniru <em>snail mail</em>, meskipun jelas <strong>email</strong>  memiliki banyak kelebihan lain. Ini terlihat jelas pada kemungkinan  bentuk komunikasi yang bisa dilakukan dengan <strong>email</strong>. Sekurang-kurangnya  ada lima macam, yaitu :</font>&nbsp;</p>
	<ul>
<ol></ol>
	<ol></ol>
	<ol>
<li><font><strong>Point to Point</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Maksudnya  adalah mengirimkan <strong>email</strong> langsung ke <u>sebuah</u> alamat tertentu.  Di Indonesia terdapat kesepakatan di antara mereka yang sering berkirim  <strong>email</strong> bahwa cara ini dinamakan japri, singkatan dari jalur pribadi.</font>&nbsp; </p>
 </ul>
	<ul>
<ol></ol>
	<ol></ol>
	<ol>
<li><font><strong>Carbon Copy /        CC</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><strong>Pengertian</strong> <em> carbon</em>, di sini analog dengan bila kita mengetik surat (dengan mesin  tik konvensional!) menggunakan kertas karbon untuk mendapatkan salinannya.  Maksudnya adalah sebuah <strong>email</strong>, selain ditujukan ke sebuah alamat utama  juga dikirimkan tembusannya ke alamat lain. Biasanya alamat utama kita  tuliskan pada bagian yang diawali dengan &ldquo;TO&rdquo;, sedangkan alamat  tembusannya kita tuliskan pada bagian &ldquo;CC&rdquo;.</font>&nbsp;</p>
 </ul>
	<ul>
<ol></ol>
	<ol></ol>
	<ol>
<li><font><strong>Blind Carbon        Copy / BCC</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Ini  adalah variasi dari CC. Orang yang menerima <strong>email</strong> yang alamatnya dituliskan  pada bagian &ldquo;TO&rdquo; oleh si pengirim, bisa melihat kepada siapa atau  kepada alamat <strong>email</strong> mana saja <strong>email</strong> tersebut dikirimkan sebagai tembusan.&nbsp;  Ini karena ia bisa langsung melihat pada bagian &ldquo;CC&rdquo;. Kadang-kadang  ada kebutuhan untuk mengirimkan sebuah <strong>email</strong> kepada seseorang tapi kita  tidak ingin orang tersebut tahu bahwa kita juga mengirimkan tembusannya  kepada alamat orang lain. Untuk itulah digunakan BCC. Beberapa <em><strong>email</strong>  client</em> menyediakan bagian &ldquo;BCC&rdquo;, selain &ldquo;TO&rdquo; dan &ldquo;CC&rdquo;.  Pada Outlook Express ver. 5.01 bagian BCC baru bisa tampak bila kita  masuk ke sebuah <strong>email</strong> baru dan mengklik pilihan View dan All Headers.</font></p>
 </ul>
	<ul>
<ol></ol>
	<ol></ol>
	<ol>
<li><font><strong>Distribution        List</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><strong>Pengertian</strong> <em> distribution list</em> agak berbeda dengan tiga varian bentuk sebelumnya,  karena ini lebih berkenaan dengan pengaturan distribusi <strong>email</strong> yang dilakukan  secara eksternal, artinya tidak terintegrasi dengan <em><strong>email</strong> client</em>  yang digunakan.</font></p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Yang  dimaksud dengan <em>distribution list</em> adalah sebuah cara komunikasi  dengan menggunakan <strong>email</strong> secara satu arah. Biasanya ini dibuat oleh  orang yang berkepentingan untuk menyebarluaskan informasi tertentu (pengumuman,  berita harian, </font><font><em>update</em>  mengenai perkembangan suatu proyek, buletin, jurnal, dan sebagainya),  akan tetapi tidak mengharapkan adanya respon dari para penerima emailnya.  Untuk itu yang harus dilakukan adalah membuat sebuah alamat tertentu  khusus untuk keperluan ini. Bila pengelola <em>distribution list</em>  mengirimkan sebuah <strong>email</strong> ke alamat tersebut, maka alamat itu akan mem-<em>forward</em>  <strong>email</strong> tadi ke semua alamat <strong>email</strong> yang menjadi pelanggan (subscriber)  dari <em>distribution list</em>. </font></p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Untuk  menjadi pelanggan, biasanya para calon pelanggan diminta untuk mengikuti  prosedur tertentu yang ditetapkan oleh si pengelola. Bisa pula si pengelola  yang memasukkan alamat <strong>email</strong> mereka ke database pelanggan secara manual.</font>&nbsp; </p>
 </ul>
	<ul>
<ol></ol>
	<ol></ol>
	<ol>
<li><font><strong>Discussion List</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><em>Discussion  list</em> seringkali juga disebut m<em>ailing list</em> atau lebih populer  dengan milis. Pengertiannya hampir sama dengan <em>distribution list</em>  hanya memungkinkan siapa saja yang tergabung menjadi <em>subscriber</em>  untuk mengirimkan respon terhadap sebuah <strong>email</strong>. Akan tetapi belum tentu  semua orang bisa begitu saja mengikuti sebuah milis. Kadang-kadang ada  milis untuk kalangan yang terbatas, sementara banyak yang terbuka untuk  siapa saja. </font></p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Untuk  dapat bergabung ke dalam sebuah milis pertama-tama seseorang mesti melakukan  proses <em>subscription</em> (mendaftar) dengan suatu prosedur tertentu.  Seringkali proses ini tidak memerlukan intervensi seorang administratur  yang mengelola milis, baik untuk menyetujui atau menolak permohonan  menjadi anggota milis. Milis yang seperti itu tentu adalah sebuah milis  yang terbuka bagi siapa saja untuk bergabung. </font></p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Akan  tetapi kadang-kadang ada juga milis yang mempersyaratkan calon anggota  untuk memberikan keterangan mengenai jati dirinya sebelum permohonan  bergabung disetujui. Bila seorang administratur milis menyetujui permohonan  untuk bergabung, biasanya tak lama kemudian akan dikirimkan informasi  mengenai tatacara pengiriman <strong>email</strong> dan keterangan-keterangan lainnya  tentang milis tersebut; tujuan milis, yang boleh dilakukan dan yang  tidak boleh dilakukan, cara keluar dari milis, alamat <strong>email</strong> administratur,  dan sebagainya.</font></p>
 </ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Netiket</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
  &nbsp;<br /> <br />
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Sementara  orang mungkin berpikir, karena <strong>email</strong> hanya berbentuk tulisan dan&nbsp;  bisa saja kita memalsukan identitas diri, maka tentu kita bisa menulis  tentang apa saja kepada siapa saja dengan cara apa saja. Bukankah internet  adalah kebebasan ?</font>&nbsp;</p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Pada  kenyataannya komunitas orang-orang yang menggunakan internet,&nbsp;  khususnya <strong>email</strong>, telah mengembangkan etiket yang berkenaan dengan konvensi  mengenai kepantasan tindak tanduk dalam berkomunikasi. Konvensi ini  disebut dengan <em>netiquette</em> atau netiket.</font>&nbsp;</p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Memang  tidak ada satu rumusan netiket yang pasti dan diberlakukan secara universal,  akan tetapi secara umum dari beberapa sumber pada dasarnya memiliki  kesamaan. Beberapa poin penting mengenai netiket di antaranya :</font>&nbsp; </p>
	<ul>
<ol>
<li><font>Tidak menulis <strong>email</strong>    dengan menggunakan huruf besar semua. <strong>Email</strong> yang keseluruhan pesannya    ditulis dengan huruf besar dapat dipersepsikan sebagai berteriak.</font></li>
	<li><font>Menggunakan emoticon    / smiley (dijelaskan pada bagian lampiran) bila kita ingin mengindikasikan    emosi kita pada orang lain. Ini perlu untuk menghindari kesalahpahaman.</font></li>
	<li><font>Mempertimbangkan    dengan baik-baik apa yang ditulis. Tidak semua orang atau milis bisa    menerima ekspresi yang keras. Paling aman adalah bersikap netral dan    tidak berapi-api.</font></li>
	<li><font>Tidak melampirkan    file apapun pada <strong>email</strong> sebelum ada kesediaan dari calon penerima <strong>email</strong>.    Ini terutama berlaku pada milis, karena apa yang kita kirimkan akan    diterima oleh banyak orang. Hampir semua milis melarang anggotanya untuk    mengirimkan <strong>email</strong> dengan <em>attachment</em>.</font></li>
	<li><font>Hanya menggunakan    <strong>email</strong> dengan format <em>plain text</em> bila mengirim <strong>email</strong> ke <em>discussion    list</em>.</font></li>
	<li><font>Bila kita ingin    memberitahu keberadaan sebuah <em>website</em> yang menarik pada orang    lain, jangan memuat seluruh isi <em>website</em> itu. Cukup tulis saja    alamatnya. </font></li>
	<li><font>Tidak mempromosikan    apapun ke dalam milis yang sifatnya bisnis, menjual barang, atau menawarkan    jasa - kecuali ada izin dari moderator milis atau jika milis tersebut    memang memungkinkan seseorang untuk melakukan itu.</font></li>
	<li><font>Sebuah milis hanya    mengizinkan anggotanya untuk menulis <strong>email</strong> dengan topik tertentu, yang    berkaitan dengan misi milis atau tujuan milis. Kita selalu dihimbau    untuk tidak menulis <strong>email</strong> yang isinya sembarangan. Sebuah milis pada    umumnya bersifat spesifik.</font></li>
	<li><font>Bila menjawab sebuah    <strong>email</strong>, baik japri maupun ke sebuah milis, jangan menyertakan seluruh    isi dari <strong>email</strong> sebelumnya. Editlah sedemikian rupa sehingga hanya bagian-bagian    penting saja dari <strong>email</strong> lama yang dipertahankan, yaitu yang akan anda    tanggapi.</font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong></strong><strong>Email</strong> Abuse</font></li>
</ol>
 </ul>
  &nbsp;<br /> <br />
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Ternyata  internet belum menjadi tempat yang sangat aman, termasuk juga dalam  kaitannya dengan <strong>email</strong>. Meskipun yang terjadi nampaknya hanya sekedar  &#8216;kirim-mengirim tulisan&#8217; namun perlu diwaspadai bahwa di situ pun terdapat  peluang penyalahgunaan dalam berbagai bentuknya. Untuk keperluan identifikasi  dan antisipasi terhadap <em><strong>email</strong> abuse</em> yang mungkin menimpa kita,  berikut ini saya jelaskan beberapa di antaranya :</font>&nbsp; </p>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Spamming</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><em>Spamming</em>  menunjuk pada pengiriman <strong>email</strong> yang ditujukan kepada orang-orang yang  tidak menghendaki atau memintanya. Jumlah <strong>email</strong> yang dikirimkan bisa  hanya satu, bisa pula hingga ratusan bahkan ribuan. Penerimanya pun  bisa sekaligus ratusan atau kalau perlu ribuan orang sekaligus. Isi  <strong>email</strong> <em>spamming</em> biasanya sama. Percuma saja kita membukanya satu-satu  karena isinya sama semuanya. Dalam bentuknya yang parah <em>spamming</em>  kadang disebut juga <em>flooding</em>, maksudnya si pengirim membanjiri  emailbox seseorang sehingga akhirnya jumlah totalnya melebihi kuota  alokasi ruangan yang diperuntukkan bagi emailbox tersebut. Akibatnya  adalah emailbox tidak bisa diakses sama sekali, hilangnya <strong>email</strong>-<strong>email</strong>  penting, bahkan merusak sebuah <em><strong>email</strong> server</em>, sehingga mengakibatkan  apa yang disebut <em>denial of service</em> (suatu keadaan di mana server  tidak memberikan respon terhadap perintah yang diberikan kepadanya).</font></p>
</ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Apa  yang bisa kita lakukan menghadapi <em>spamming</em> ? Kalau <strong>email</strong> yang  sama datang secara berulang-ulang pada waktu yang tidak bersamaan, kita  dapat mengatasinya dengan membuat semacam filter. Pada Outlook Express  terdapat fasilitas yang memungkinkan kita untuk tidak men-<em>download</em>  (dan langsung menghapus) <strong>email</strong> dengan alamat tertentu yang kita spesifikasikan  sebelumnya. Namun apabila datangnya <em>spamming</em> mendadak dan membuat  kita tiba-tiba harus men-<em>download</em> ribuan <strong>email</strong>, segera putuskan  hubungan internet dan hubungi ISP tempat di mana kita mendapatkan <em> account</em> <strong>email</strong>.</font>&nbsp;</p>
</ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Spoofing</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><strong>Pengertian</strong>  s<em>poofing</em> adalah penyalahgunaan alamat <strong>email</strong> oleh orang lain.  Bila kita menjadi korban <em>spoofing</em> maka akan ada orang lain yang  seolah-olah menerima <strong>email</strong> dari kita, padahal sebenarnya orang lain  yang mengirimkan <strong>email</strong> tersebut. Ini adalah jenis <em><strong>email</strong> abuse</em>  yang paling berbahaya karena kita tidak akan pernah tahu bahwa kita  telah menjadi korban, sampai orang lain akhirnya menghubungi kita dengan  marah atau protes. Variasi dari spoofing adalah alamat <strong>email</strong> yang kita  miliki tanpa sepengetahuan kita didaftarkan pada berbagai milis, sehingga  kita tiba-tiba menerima <strong>email</strong> banyak sekali secara terus menerus. Yang  ini sekarang sudah jarang terjadi karena banyak fasilitas milis kini  mempunyai mekanisme tertentu yang mampu meminimalisir terjadinya hal  semacam ini.</font></p>
</ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Apa  yang bisa kita lakukan bila kita tahu telah menjadi korban <em>spoofing</em>  ? Jawabannya adalah, tidak ada ! Bila hal itu sudah terjadi sekurangnya  hal yang bisa kita lakukan adalah dengan menyakinkan si penerima <strong>email</strong>  bahwa kita tidak pernah mengirim <strong>email</strong> itu. Hal ini sebenarnya secara  teknis bisa dibuktikan karena setiap <strong>email</strong> membawa identitas dari server  mana <strong>email</strong> tersebut dikirimkan, meskipun bisa mungkin bisa juga seorang <em> spoofer</em> yang cerdik mampu menghindari hal ini. Uraian mengenai hal  ini barangkali akan terlalu teknis sehingga tidak saya sajikan di sini.</font></p>
</ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Apa  yang sebenarnya perlu adalah melakukan antisipasi. Antisipasi dapat  dilakukan antara lain dengan :</font></p>
</ul>
	<ul>
<li><font>Memiliki <em>account</em>    <strong>email</strong> lebih dari satu. Barangkali satu <em>account</em> <strong>email</strong> kita gunakan    untuk kepentingan umum (mengikuti milis, dsb) dan satu <em>account</em>    lagi untuk kepentingan pribadi. </font></li>
	<li><font>Tidak terlalu mencerminkan    nama diri pada <em>user name</em>. Ketika kita mendaftarkan diri pada    ISP untuk mendapatkan <em>account</em> <strong>email</strong> barangkali yang segera terbayang    akan kita jadikan <em>user name</em> adalah nama kita sendiri. Dalam hal    ini ternyata tidak selalu bijaksana untuk menggunakan nama jelas kita    sebagai <em>user name</em>, apalagi bila kita adalah seorang </font><font><em>public figure</em>. Kita tentu bisa    menggunakan singkatan, julukan, <em>nickname</em>, atau bahkan kombinasi    angka.</font></li>
 </ul>
  &nbsp;<br /> 
<ul>
<p align="justify"><font>Biasanya  orang jahat bisa menujukan <strong>email</strong> spamming / spoofing -nya kepada kita  karena ia mengidentifikasi alamat <strong>email</strong> kita dari milis-milis umum atau  karena ia berhasil menembus <strong>email</strong> server dan memiliki akses pada setiap  emailbox yang ada di dalamnya. Bila yang terakhir terjadi, berarti itu  adalah kelemahan ISP. </font>&nbsp;</p>
 </ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Virus Melalui    </strong><strong>Email</strong> (?)</font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Dari  waktu ke waktu orang mempertanyakan apakah virus bisa menyebar melalui  <strong>email</strong>. Yang pasti tidak mungkin <strong>email</strong> dapat menularkan virus bila format  emailnya adalah <em>plain text</em>. Bagaimana dengan HTML ? Memang pernah  terdengar kabar ada virus yang bisa &#8216;ditempelkan&#8217; pada <strong>email</strong> dengan  format HTML, tapi hingga kini saya belum pernah mendengar kabar lagi  mengenai hal ini, apalagi mengalaminya.</font></p>
</ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Virus  memang dapat menyebar melalui <strong>email</strong>, tapi <strong>tidak </strong> melalui emailnya itu sendiri, melainkan melalui <em>attachment</em> yang  dibawa oleh <strong>email</strong> tersebut. Sebagai peringatan umum, ada baiknya bila  kita bersikap ekstra hati-hati pada semua <em>attachment</em> yang memiliki  akhiran (extension) EXE atau COM. Bila anda harus membukanya, ada baiknya  untuk men-<em>save attachment</em> tersebut di tempat yang aman, lalu  kita periksa menggunakan program antivirus untuk menentukan apakah file  tersebut adalah virus atau mengandung virus. Akhir-akhir ini kita pun  dihimbau untuk juga berhati-hati membuka file dengan extension DOC (Microsoft  Word) karena ternyata virus dapat disusupkan ke dalamnya.</font>&nbsp; </p>
</ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Hoax</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Hoax  adalah <strong>email</strong> yang isinya tipuan, menakut-nakuti, atau menjanjikan pada  kita sesuatu yang sebenarnya mustahil. Tidak semua informasi yang dikirimkan  lewat <strong>email</strong> adalah benar. Contoh yang pernah terjadi adalah <strong>email</strong> yang  isinya :</font>&nbsp;</p>
</ul>
	<ul>
<li><font>meminta kita untuk    mem-<em>forward /</em> meneruskan sebuah <strong>email</strong> ke beberapa orang lain,    karena bila tidak nyawa kita akan terancam,</font></li>
	<li><font><em>make money fast    ! </em>ajakan kepada kita untuk ikut serta dalam arisan dengan menggunakan    <strong>email</strong> berantai,</font></li>
	<li><font>menghimbau kita    hati-hati menggunakan komputer yang menggunakan prosesor buatan Intel    karena komputer kita akan dimata-matai (ini sebenarnya adalah <em>joke</em>    - intel = mata-mata),</font></li>
	<li><font>peringatan untuk    tidak membuka <strong>email</strong> dengan subject tertentu karena berisi virus (yang    justru membuat kita penasaran); sekali lagi, <strong>email</strong> tidak bisa ditumpangi    virus, yang bisa adalah <em>attachment</em>-nya.</font></li>
 </ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Menggunakan </strong><strong>Email</strong>    Secara Efektif / Efisien</font></li>
</ol>
 </ul>
  &nbsp;<br /> <br />
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Bila  hal-hal yang mendasar dalam teknis pengiriman dan penerimaan <strong>email</strong> telah  dikuasai, maka yang berikutnya harus diupayakan adalah bagaimana menggunakan  <strong>email</strong> secara efektif dan efisien. Sebenarnya seiring dengan semakin  seringnya seseorang menggunakan <strong>email</strong>, lambat laun cara penggunaanmua  yang efektif akan ditemukan sendiri. Akan tetapi tentu ada baiknya bila  di sini disajikan beberapa poin yang dapat mempersingkat pengalaman.</font>&nbsp; </p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Beberapa  tip penggunaan <strong>email</strong> secara efektif dan efisien antara lain :</font>&nbsp; </p>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Menulis semua    </strong><strong>email</strong> secara <em>offline</em></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Banyak  sekali yang baru pertama kali menggunakan <strong>email</strong> menyusun emailnya ketika  pada saat yang bersamaan komputer terhubungkan dengan internet. Cara  ini tentu saja memboroskan pulsa telpon, apalagi bila <strong>email</strong> yang ditulis  sangat panjang atau yang akan dibuat lebih dari satu <strong>email</strong>. Cara yang  tepat adalah dengan menuliskan semua <strong>email</strong> yang akan dibuat dalam keadaan <em> offline </em>atau tidak terkoneksi ke internet. Katakanlah ada 10 <strong>email</strong>  yang akan kita buat. Setelah selesai semuanya baru kita kirimkan secara  bersama-sama. Ini jauh lebih cepat dan lebih irit pulsa telpon (caranya  akan diperagakan langsung).</font>&nbsp;</p>
</ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Singkat dan padat    lebih efektif</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Meskipun  dengan <strong>email</strong> kita bisa berdiskusi, akan tetapi harus dicatat bahwa <strong>email</strong>  kurang cocok untuk pesan yang sangat panjang. Banyak <em>netter</em> yang  mengikuti banyak milis dan ketika menemui <strong>email</strong> yang isinya panjang  kecenderungannya adalah timbulnya rasa malas untuk membacanya. Akibatnya  tentu tanggapan yang diberikan tidak akan kritis. Oleh karena itu lebih  bijaksana bila kita mengirimkan <strong>email</strong> yang isinya pendek saja, namun  sudah cukup untuk mengungkapkan gagasan kita.</font></p>
</ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Seberapa  pendek ? Itu sangat relatif, yang jelas tidak sampai terlalu panjang  sehingga berlarat-larat &hellip; </font><font>J</font><font> Yang dimaksud dengan diskusi di sini  jangan dipahami sebagai suatu interaksi yang diawali dengan pengiriman  makalah, misalnya. Diskusi bisa sering terjadi dengan diawali oleh sebuah  lontaran isu, dan sebuah isu tidak perlu berupa makalah.</font>&nbsp;<br /> &nbsp;<br />&nbsp;</p>
</ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Baris yang tidak    terlalu panjang </strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Kebanyakan <em> <strong>email</strong> clients </em>tidak secara otomatis melipat baris-baris tulisan  yang panjang pada sebuah <strong>email</strong>. Ini berarti jika orang lain menggunakan <em> <strong>email</strong> client</em> yang memiliki perbedaan cara melipat baris tulisan,  orang tersebut akan harus melakukan <em>scroll</em> ke kanan, dan itu  mungkin tidak nyaman bagi beberapa orang. Oleh karena itu tulislah <strong>email</strong>  dengan pengaturan baris yang tidak terlalu panjang (caranya akan diperagakan  langsung).</font>&nbsp;</p>
</ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Mengedit sebelum    me-<em>reply</em></strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Selain  berkaitan dengan netiket, hendaknya dikembangkan etos untuk selalu rapih  dalam mengirim <strong>email</strong>. Hal ini mudah diucapkan dan sering dihimbaukan,  akan tetapi pada prakteknya terlalu banyak orang seenaknya sendiri.  Bila semua orang dalam sebuah milis melakukan hal yang sama, tentu komunikasi  bisa lebih lancar. Kita tentu akan pusing membaca <strong>email</strong> yang berantakan,  terutama bila <strong>email</strong> itu adalah tanggapan kesekian kalinya dari sebuah  isu. Dengan mengedit dimaksudkan menghilangkan bagian-bagian yang tidak  perlu ditanggapi dan merapihkan <em>lay out</em> tulisan (caranya akan  diperagakan langsung).</font>&nbsp;</p>
</ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Subject yang    deskriptif</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Setiap  <strong>email</strong> memiliki judul. Kadang-kadang judul <strong>email</strong> sangat tidak mencerminkan  isinya atau nilai kepentingannya. Bila demikian halnya boleh jadi orang  akan enggan membacanya, mungkin bahkan menghapusnya sebelum membukanya.  Ini terutama berlaku pada orang yang mengikuti banyak sekali milis.  Usahakan selalu memilih judul yang singkat tapi deskriptif. Pada beberapa  milis kadang ditemui bahwa bila kita akan mengirimkan <strong>email</strong> yang isinya  tidak langsung berkaitan dengan topik diskusi, sebelum subject dituliskan  &ldquo;OOT&rdquo;, singkatan dari <em>Out Of Topic</em>.</font>&nbsp;</p>
</ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Mengelompokkan    </strong><strong>email</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Pada  Outlook Express terdapat beberapa folder <em>default</em> (yang pasti  ada), yaitu <em>inbox</em>, <em>outbox</em>, <em>send items</em>, <em>deleted  items</em>, dan <em>draft</em>. Sebenarnya kita bisa membuat folder-folder  lain untuk mengelompokkan <strong>email</strong>-<strong>email</strong> yang kita terima. Dengan demikian  bila kita masih ingin menyimpan <strong>email</strong> yang sudah kita baca, kita dapat  memindahkannya ke folder-folder yang sudah kita buat. Bila kita mengikuti  banyak milis bisa juga dibuat agar <strong>email</strong> yang masuk langsung disalurkan  ke folder yang khusus berisi <strong>email</strong>-<strong>email</strong> dari milis tertentu. Ini akan  sangat meningkatkan kenyamanan kita mengelola <strong>email</strong>, karena tidak semuanya  masuk ke <em>inbox</em> (caranya akan diperagakan langsung).</font>&nbsp; </p>
</ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Menghindari penerimaan    <em>attachment </em>berukuran besar</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Seperti  telah disinggung di muka <strong>email</strong> tidak hanya bisa menyampaikan tulisan,  tapi juga bisa dilampiri oleh file, apakah itu file dokumen lain, file  program, gambar, suara, video klip, atau apa saja sepanjang bentuknya  file. Kadang-kadang bila kita mengikuti banyak milis atau kenalan kita  di internet sudah banyak, ada saja orang yang mengirimkan file dengan <em> attachment </em>besar. Akibatnya waktu yang diperlukan untuk men-<em>downloadnya</em>  lama sekali. Ini bisa kita hindarkan dengan memasang filter khusus.  Pada Outlook Express tersedia sarana untuk membatasi ukuran <strong>email</strong> yang  bisa diterima. Bila ada <strong>email</strong> yang ukurannya melebihi batas yang ditetapkan  maka <strong>email</strong> tersebut akan dihapus di server, sehingga tidak akan kita <em> download</em> (caranya akan diperagakan langsung).</font>&nbsp; </p>
</ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Dokumentasi </strong><strong>email</strong>    yang telah terkirim</font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Ini  hanya untuk mengingatkan saja. Semua <strong>email</strong> yang telah kita kirimkan  disimpan dalam folder <em>sent items</em>. Dengan demikian kita bisa memiliki  catatan mengenai apa saja yang kita tulis, kepada siapa saja kita mengirim  <strong>email</strong>, pada tanggal dan jam berapa. Bila anda tidak ingin menyimpan  apa yang telah anda kirimkan, kliklah folder <em>sent items</em> lalu  hapus <strong>email</strong> yang dimaksud. Bila sebuah <strong>email</strong> dihapus (pada folder manapun  kecuali folder <em>deleted items</em>) <strong>email</strong> tersebut tidak akan hilang,  tetapi hanya dipindahkan ke folder <em>deleted items</em>. Bila anda ingin  benar-benar menghapusnya, yang harus dilakukan adalah menghapusnya lagi  dari folder <em>deleted items</em>. <strong>Email</strong> yang sudah dihapus dari folder <em> deleted items </em>tidak dapat dikembalikan lagi (caranya akan diperagakan  langsung).</font>&nbsp;</p>
</ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Mengkoleksi alamat    </strong><strong>email</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Dari  sekian banyak kenalan kita atau milis yang mungkin kita akan ikuti,  apakah kita akan menghafalkan semua alamatnya ? Tentu tidak. Outlook  Express menyediakan buku alamat / <em>address book</em>. Kita dapat menyimpan  alamat-alamat <strong>email</strong> penting ke dalamnya hanya dengan beberapa klik mouse.  Sebuah kebiasaan yang baik adalah bila kita menerima <strong>email</strong> yang berisi  CC dan kebetulan alamat yang ada di bagian CC adalah alamat <strong>email</strong> dari  lembaga atau orang yang penting, kita dapat memasukkannya ke dalam <em> address book</em>. Siapa tahu suatu saat kita punya kebutuhan untuk mengontaknya  (caranya akan diperagakan langsung).</font>&nbsp;</p>
</ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Jam dan tanggal    sistem komputer</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Setiap  <strong>email</strong> memiliki jam dan tanggal yang memberitahu kita kapan <strong>email</strong> tersebut  dikirimkan dari sebuah komputer. Sebuah <em><strong>email</strong> client</em> memperoleh  informasi jam dan tanggal tersebut dari sistem operasi yang digunakan.  Oleh karena itu ada baiknya kita selalu mencocokkan jam dan tanggal  yang ada pada komputer kita. Pada komputer yang tidak kompatibel dengan  Y2K barangkali hal ini merupakan masalah, tapi komputer-komputer baru  sekarang ini pada umumnya sudah Y2K <em>compliant</em> (cara mencocokkan  jam dan tanggal akan diperagakan langsung).</font>&nbsp;<br />&nbsp;</p>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/e_mail-2/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>e_MaiL</title>
		<link>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/e_mail/</link>
		<comments>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/e_mail/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Mar 2007 01:17:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>iPtEk</category>
		<guid>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/e_mail/</guid>
		<description><![CDATA[	&nbsp;Salah  satu layanan komunikasi melalui internet adalah email, atau electronic-mail.  Yang kita lakukan bila kita berkomunikasi menggunakan e-mail adalah  mengetikkan pesan yang akan kita kirim pada program komputer yang dikhususkan  untuk keperluan ini (email client), seperti Outlook Express, Netscape  Communicator, Eudora, Pegasus, dan lain-lain. Kemudian pesan yang telah  selesai [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p align="justify">&nbsp;<font>Salah  satu layanan komunikasi melalui internet adalah <strong>email</strong>, atau <em>electronic-mail</em>.  Yang kita lakukan bila kita berkomunikasi menggunakan e-mail adalah  mengetikkan pesan yang akan kita kirim pada program komputer yang dikhususkan  untuk keperluan ini (<strong>email</strong> client), seperti Outlook Express, Netscape  Communicator, Eudora, Pegasus, dan lain-lain. Kemudian pesan yang telah  selesai disusun kita kirimkan, setelah sebelumnya kita menghubungkan  komputer kita dengan internet. Biasanya bersamaan dengan mengirim, kita  juga sekaligus mengecek apakah ada pesan yang ditujukan ke alamat kita.  Setelah itu kita bisa memutuskan hubungan dengan internet. Bila kita  telah terampil mengoperasikan program <strong>email</strong> yang digunakan, proses tadi  dapat berlangsung sangat cepat. Alhasil kita dapat melakukan penghematan  pulsa telpon. Mengenai hal ini akan dibahas lebih lanjut nanti.</font>&nbsp; </p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Karena  pengiriman dan penerimaan e-mail ternyata berjalan sangat cepat dan  efisien, akhirnya orang berpikir untuk mencari berbagai kemungkinan  komunikasi yang bisa dikembangkan melalui medium ini, seperti apa yang  disebut dengan <em>distribution list, </em> dan<em> discussion list</em>. Bahkan di antara mereka yang sering menggunakan  <strong>email</strong> telah berkembang konvensi-konvensi pergaulan tertentu, yang sangat  penting untuk diketahui oleh para pemula, seperti <em>netiquette</em>, <em> smiley</em> / <em>emoticon</em>, <em>avatar</em> / <em>nickname</em>, dan sebagainya.  Akhirnya dengan semakin canggihnya program <strong>email</strong> yang digunakan, semakin  terbuka pula kemungkinan yang lebih luas. Dewasa ini semua <em><strong>email</strong>  clients</em> mampu menyertakan file pada <strong>email</strong> yang dikirimkan, sebagai <em> attachment</em> / lampiran. Ini berarti yang dikirimkan oleh <strong>email</strong> bukan  hanya tulisan, tapi bisa juga&nbsp; suara, gambar, bahkan gambar bergerak.</font>&nbsp; </p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Tidak  ada medium komunikasi yang sempurna. Demikian pula dengan <strong>email</strong>. Apa  yang terjadi sebenarnya adalah pertukaran tulisan elektronik di antara  mereka yang memiliki alamat <strong>email</strong>. Ketidaksempurnaannya adalah bahwa  itu semua hanya berupa tulisan ! Akan tetapi justru pada ketidaksempurnaan  itulah letak kelebihannya. Yang harus segera disadari kemudian adalah  bahwa akhirnya kita akan harus menghargai orang lain lebih karena pikirannya,  gagasannya. Bukan karena faktor-faktor lain yang kurang esensial bagi  timbulnya sebuah <em>intellectual discourse</em> yang demokratis - hal  yang tentu sangat didambakan oleh publik perguruan tinggi. Demi kemajuan  pendidikan dan ilmu pengetahuan di Indonesia maka harus dikatakan bahwa  keberadaan internet di suatu perguruan tinggi adalah <em>conditio sine  qua non</em>. Tidak bisa tidak. </font></p>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Program </strong><strong>Email</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
  &nbsp;<br /> <br />
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Program  komputer yang digunakan untuk mengirim dan menerima <strong>email</strong> sangat banyak  pilihannya. Barangkali bisa diusahakan suatu pembahasan umum yang mencakup  hal-hal mendasar yang dimiliki oleh setiap <em><strong>email</strong> clients</em> tersebut,  akan tetapi jauh lebih baik bila kita merujuk pada satu <em><strong>email</strong> client</em>  tertentu supaya kita bisa punya orientasi yang sama. Oleh karena itu  dari awal saya ingin menetapkan bahwa program <strong>email</strong> yang akan dirujuk  di sini adalah Outlook Express buatan Microsoft. Mulai dari versi 3,  4.1, 5.0, dan 5.1 </font><font><em><strong>email</strong>  client</em> yang populer ini memiliki prinsip penggunaan dasar yang sama.</font>&nbsp; </p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Sebagai  catatan, dari berbagai forum diskusi / milis mengenai komputer serta  informasi yang tersebar di Internet diperoleh informasi bahwa Outlook  Express ternyata sering menunjukkan <em>error bug </em> bila program ini digunakan untuk <em>multiple account</em> dan menerima  <strong>email</strong> dalam jumlah banyak. Akan tetapi bila penggunaannya hanya <em>single  account</em>, <em><strong>email</strong> client</em> ini cukup stabil. Memang harus diakui  bahwa tidak ada program komputer yang sempurna. Oleh karena itu patut  pula dipertimbangan <em><strong>email</strong> clients</em> alternatif seperti Eudora Pro,  Eudora Light, Becky, Calypso, QuickMail Pro, The Bat!, dan lain-lain.  Masing-masing program memiliki kelebihan sendiri-sendiri dengan fitur  yang berbeda-beda. Semuanya dapat dicari dan diambil secara gratis di  Internet melalui alamat seperti, </font><a href="http://www.download.com/"><font><strong><u>www.download.com</u></strong></font></a><font><u>&nbsp; atau&nbsp; </u></font><a href="http://tucows.cyberway.com.sg/"><font><strong><u>http://tucows.cyberway.com.sg</u></strong></font></a></p>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Cara Kerja </strong><strong>Email</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
  &nbsp;<br /> <br />
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Sama  halnya dengan surat biasa (snail mail) yang harus melewati beberapa  kantor pos sebelum sampai ke tujuannya, begitu dikirimkan oleh seseorang  melalui komputer yang tersambung ke internet sebuah <strong>email</strong> masuk ke beberapa  komputer lain di sepanjang jaringan internet. Komputer-komputer itu  disebut dengan <em><strong>email</strong> server</em>. Ketika <strong>email</strong> tersebut sampai ke  server yang menjadi tujuan (seperti yang ditunjuk pada alamat <strong>email</strong>  - kepada siapa kita menulis <strong>email</strong>) <strong>email</strong> tersebut disimpan pada sebuah <em> emailbox</em>. Si pemilik alamat <strong>email</strong> baru bisa mendapatkan <strong>email</strong> itu  kalau yang bersangkutan mengecek <em>emailbox</em>-nya. Jadi, tidak benar  kalau dibayangkan bahwa untuk bisa menerima <strong>email</strong> kita harus terhubung  terus menerus dengan internet.</font>&nbsp;</p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Untuk  bisa menerima <strong>email</strong> kita mesti memiliki sebuah <em>account </em> pada suatu <em><strong>email</strong> server, </em>yang tentu berada pada sebuah ISP (Internet  Service Provider). Ini sama dengan bila kita memiliki alamat rumah kita.  Hanya bedanya, bila pada <em>snail mail</em> kita hanya bisa menerima  surat manakala kita berada di alamat kita, sedangkan pada <strong>email</strong>, kita&nbsp;  bisa menerimanya&nbsp; di mana&nbsp; saja kita berada. Misalnya saya  bisa mengecek <strong>email</strong>-<strong>email</strong> yang datang ke alamat <strong>email</strong> saya </font><a href="mailto:tomita@bdg.centrin.net.id"><font><strong><u>tomita@bdg.centrin.net.id</u></strong></font></a><font><u> - yang </u> <strong><u>normal</u></strong><u>-nya saya buka di Bandung, ketika saya sedang&nbsp;  berada&nbsp; di&nbsp; Bali atau di Amerika sekalipun. Bagaimana hal  ini bisa dijelaskan ?</u></font>&nbsp;</p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><u>Hal  itu bisa dilakukan karena bila kita bisa mengkontak sebuah </u> <em><u><strong>email</strong> server</u></em><u> di mana kita punya </u> <em><u>account</u></em><u> <strong>email</strong>, maka kita bisa mengambil / men-</u><em><u>download</u></em><u>  semua <strong>email</strong> yang ditujukan kepada alamat <strong>email</strong> yang kita miliki. Untuk  itu kita mesti memperhatikan protokol penerimaan dan pengiriman <strong>email</strong>.  Protokol di sini maksudnya adalah sebuah prosedur standard untuk mengatur  transmisi data di antara komputer-komputer. Untuk pengiriman, protokolnya  adalah SMTP, singkatan dari </u><em><u>Simple Mail Transfer Protocol</u></em><u>;  untuk penerimaan, protokolnya adalah POP singkatan dari </u> <em><u>Post Office Protocol</u></em><u>. Setiap <strong>email</strong> server memiliki  SMTP dan POP yang berbeda-beda. </u></font>&nbsp;</p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><u>Bila  kita bisa menguasai cara mengontak SMTP dan POP dari lokasi yang berbeda,  sebenarnya ini bisa mengatasi masalah kepemilikan komputer dan koneksi  internet. Bila kita tidak memiliki sendiri komputer dan koneksi ke internet,  kita masih bisa men-</u><em><u>download</u></em><u> <strong>email</strong> yang ditujukan  kepada alamat <strong>email</strong> kita. Alternatif untuk itu misalnya (1) menggunakan </u> <em><u><strong>email</strong> client</u></em><u> yang mampu menangani lebih dari satu account  (multiple account) -&nbsp; bisa saja kita nebeng komputer teman atau  komputer kampus; atau (2) men-</u><em><u>download</u></em><u> <strong>email</strong> di  cybercafe atau rental-rental komputer yang kini bertebaran di mana-mana.</u></font></p>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Anatomi Alamat    </strong><strong>Email</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
  &nbsp;<br /> <br />
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Bilamana  kita membaca alamat sebuah <em>snail mail</em>, kita bisa membayangkan  seberapa jauh lokasi si pengirim surat dari kita. Pertanyaannya adalah,  apa yang bisa kita pahami dari sebuah alamat <strong>email</strong> ?</font>&nbsp; </p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Alamat  <strong>email</strong> terdiri dari dua bagian yang dipisahkan dengan tanda axon / @.  Misalnya alamat :</font>&nbsp;</p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<a href="mailto:tomita@bdg.centrin.net.id"><font><strong><u>tomita@bdg.centrin.net.id</u></strong></font></a>&nbsp; </p>
	<p align="justify"><font>Di sebelah  kiri @ disebut <em>user name</em> (tomita), yang menunjuk pada identitas  si pemilik alamat <strong>email</strong>. <em>User name</em> bisa merupakan nama si pemilik,  singkatan nama, <em>nickname</em>,&nbsp; nomor, atau apapun juga. <em>User  name</em> juga menjadi nama bagi <em>emailbox</em> yang dimiliki seseorang  di sebuah </font><font><em>mail server</em>. </font>&nbsp; </p>
	<p align="justify"><font>Di sebelah  kanan @ (bdg.centrin.net.id) disebut <em>domain name</em>, yang menunjukkan  identitas <em>mail server</em> di mana seorang <em>user</em> memiliki <em> emailbox</em>. <em>Domain name</em> biasanya menunjukkan nama perusahaan  atau organisasi pemilik sebuah <em>account</em>. Misalnya :</font>&nbsp; </p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<a href="mailto:liputan6@sctv.co.id"><font><strong><u>liputan6@sctv.co.id</u></strong></font></a><font><strong><u> </u></strong> <u>(crew acara Liputan6 di SCTV)</u></font></p>
	<ul>
<p><a href="mailto:ylbhi@ylbhi.org"><font><strong><u>ylbhi@ylbhi.org</u></strong></font></a><font><u> (Yayasan Lembaga Bantuan Hukum  Indonesia)</u></font></p>
 </ul>
	<ul>
<p><a href="mailto:kompas@kompas.com"><font><strong><u>kompas@kompas.com</u></strong></font></a><font><strong><u> </u></strong> <u>(Surat Kabar Harian Kompas)</u><strong><u> </u></strong></font>&nbsp; </p>
 </ul>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Selain  itu, dari bagian paling belakang dari sebuah <strong>email</strong> kita bisa memperoleh  beberapa dugaan mengenai pemiliknya. </font>&nbsp;</p>
	<ul>
<li><font>.com, biasanya ini    dimiliki oleh perusahaan komersial atau usaha bisnis lainnya, </font></li>
	<li><font>.edu, biasanya menunjukkan    bahwa pemiliknya adalah sebuah universitas atau institusi pendidikan,    seperti </font><a href="mailto:humas@maranatha.edu"><font><u>humas@maranatha.edu</u></font></a></li>
	<li><font><u>.gov, dimiliki    oleh instansi pemerintah,</u></font></li>
	<li><font><u>.mil, dimiliki    instansi militer,</u></font></li>
 </ul>
  &nbsp;<br /> <br />
<p align="justify"><font>Bagi <strong>email</strong>  server yang letaknya di luar Amerika, seringkali alamat emailnya diberi  identitas sesuai nama negaranya. Sebagai contoh id (Indonesia), au (Australia),  uk (United Kingdom), ca (Canada), nz (New Zaeland), dan sebagainya. </font></p>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Jenis </strong><strong>Email</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
  &nbsp;<br /> 
<ul>
<ol></ol>
	<ol>
<li><font><strong>Dari Mekanismenya</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify"><font>Dalam perkembangannya,  <strong>email</strong> ternyata tidak hanya seperti yang dideskripsikan pada bagian II.  Lebih detil, dari mekanisme pengiriman dan penerimaannya terdapat beberapa  jenis sebagai berikut :</font>&nbsp;</p>
 </ul>
	<ul>
<li><font><strong>POP </strong><strong>Email</strong></font></li>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><strong>Email</strong>  jenis ini adalah persis seperti yang telah dijelaskan pada bagian II  di atas. POP singkatan dari <em>Post Office Protocol</em>. Jadi, jalan  yang dilalui sebuah <strong>email</strong> mirip dengan yang dialami oleh sebuah <em>snail  mail, </em>yang mesti melewati beberapa kantor pos perantara sebelum  akhirnya sampai ke tujuan. Akan halnya dengan <strong>email</strong>, sebuah <strong>email</strong> akan  melewati beberapa komputer yang berperan sebagai <em>router</em> atau <em> <strong>email</strong> server</em>, sebelum akhirnya tiba pada <em><strong>email</strong> server</em> yang  ada pada ISP di mana alamat <strong>email</strong> kita terdaftar.</font>&nbsp; </p>
 </ul>
	<ul>
<li><font><strong>Web-based </strong><strong>Email</strong>    / <strong>email</strong> gratis</font></li>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Web-based  <strong>Email</strong>, atau <strong>email</strong> berbasis web dikembangkan dengan tujuan untuk memberikan  jasa <strong>email</strong> kepada orang yang memiliki akses internet, tetapi tidak memiliki <em> account</em> <strong>email</strong> sendiri, atau yang dimiliki bukan akses ke <strong>email</strong> server,  tapi ke sebuah web server.</font></p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Jadi,  orang yang akan mengirimkan <strong>email</strong> pertama-tama harus mengikuti prosedur  untuk membuat sebuah <em>account</em> <strong>email</strong> yang pada umumnya disediakan  secara gratis. Setelah selesai kita akan memiliki sebuah <em>account</em>  <strong>email</strong> dengan <em>user name</em> yang telah kita tentukan dan <em>domain  name</em> yang sudah ditetapkan oleh si pemberi jasa <strong>email</strong> gratis ini,  termasuk dengan <em>password</em>.</font></p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Bila  kita akan menulis sebuah <strong>email</strong>, <strong>email</strong> tersebut tidak ditulis pada <em> <strong>email</strong> client</em> yang konvensional tapi pada sebuah kolom / halaman  khusus yang disediakan untuk itu. Pada kolom / halaman tersebut sudah  lengkap tersedua bagian-bagian yang bisa diklik, untuk mengirimkan,  menyimpan, dan sebagainya.</font></p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify"><font>Bila kita  akan mengecek apakah ada <strong>email</strong> yang ditujukan untuk kita maka kita akan  harus masuk ke bagian <em>inbox</em> yang tentu disediakan di halaman  tertentu di website yang memberikan jasa <strong>email</strong> semacam ini.</font></p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Sekali  lagi, semuanya tidak menggunakan <em><strong>email</strong> client</em>, seperti yang saya  tulisakan di atas, tapi fasilitas yang dibuat khusus pada sebuah <em> website</em>. Contoh untuk ini banyak sekali, seperti hotmail.com, yahoo.com,  mailexcite.com, astaga.com, dan sebagainya.</font></p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font> </font></p>
 </ul>
	<ul>
<li><font><strong></strong><strong>Email</strong> Forwarder</font></li>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><em><strong>Email</strong>  Forwarder</em> adalah sebuah fasilitas yang dulu banyak tersedia secara  gratis, tapi kini sudah banyak yang komersial, dalam arti menuntut kita  untuk membayar sejumlah uang tertentu.</font></p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><strong>Pengertian</strong> <em> <strong>email</strong> forwarder</em> adalah sebuah cara untuk membuat alias dari alamat  <strong>email</strong> kita yang sebenarnya. Sebagai contoh, alamat <strong>email</strong> saya yang sebenarnya  adalah </font><a href="mailto:tomita@bdg.centrin.net.id"><font><u>tomita@bdg.centrin.net.id</u></font></a><font><u>, akan tetapi saya masih bisa menerima  <strong>email</strong> dari manapun juga yang dialamatkan ke </u></font><a href="mailto:agnolia@bigfoot.com"><font><u>agnolia@bigfoot.com</u></font></a><font><u> pada </u> <em><u>inbox</u></em><u> untuk alamat <strong>email</strong> saya yang asli. Dalam hal  ini </u></font><a href="mailto:agnolia@bigfoot.com"><font><u>agnolia@bigfoot.com</u></font></a><font><u> adalah sebuah </u> <em><u><strong>email</strong> forwarder</u></em><u>, karena semua <strong>email</strong> yang ditujukan  kepada alamat itu akan diteruskan lagi ke alamat yang sebenarnya (</u></font><a href="mailto:tomita@bdg.centrin.net.id"><font><u>tomita@bdg.centrin.net.id</u></font></a><font><u>).</u></font></p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><u>Orang  menggunakan </u><em><u><strong>email</strong> forwarder</u></em><u> dengan berbagai macam  alasan. Mungkin alamat <strong>email</strong> yang sebenarnya dirasakan terlalu jelas  menunjukkan identitas seseorang, seperti ISP yang digunakan, atau negara  asal pengirim. Alasan lain boleh jadi adalah bila seseorang ingin anonim  dalam sebuah forum diskusi tertentu, atau mungkin menggunakan sebuah </u> <em><strong>email</strong> forwarder</em> dan dengan identitas yang sama sekali lain. Ada  pula yang menggunakan <em><strong>email</strong> forwarder</em> untuk menghindari kemungkinan  menerima <em>spamming</em> (lihat bagian <strong>Email</strong> Abuse di bagian VII).</font>&nbsp; </p>
 </ul>
	<ul>
<ol></ol>
	<ol>
<li><font><strong>Dari Segi Format      Isi</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
  &nbsp;<br /> 
<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><strong>Pengertian</strong>  format isi di sini adalah bagaimana penampakan visual sebuah pesan <strong>email</strong>.  Ada dua macam yaitu :</font>&nbsp;</p>
 </ul>
	<ul>
<li><font><strong>Plain Text</strong></font></li>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Dengan <em> plain text</em>, dimaksudkan bahwa tulisan yang kita ketikkan hanya berupa  data dalam format ASCII (American Standard Code for Information Interchange).  Tulisan yang disajikan dalam format <em>plain text</em> sama sekali tidak  memungkinkan kita untuk membuat modifikasi pada tampilan visualnya,  seperti membuat tebal, atau membuat miring sebuah teks, mengganti warna,  ukuran huruf, latar belakang, atau membubuhkan hiasan-hiasan tertentu.</font>&nbsp; </p>
 </ul>
	<ul>
<li><font><strong>HTML </strong></font></li>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>HTML  singkatan dari HyperText Mark-up Language, yaitu sebuah bahasa standard  yang digunakan untuk menampilkan / mengatur penampilan materi-materi  informasi di internet. <strong>Email</strong> yang ditulis dengan menggunakan format  HTML akan memungkinkan isinya disusun secara variatif, mulai dari pengaturan  huruf, warna, <em>lay out</em>, sampai peletakan gambar.</font>&nbsp; </p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Seringkali  bila kita mengirim <strong>email</strong> ke sebuah forum diskusi / milis ada himbauan  untuk hanya mengirimkan <strong>email</strong> dalam format <em>plain text</em> saja. Hal  ini disebabkan biasanya <strong>email</strong> dalam format HTML memiliki ukuran yang  lebih besar dari yang berformat <em>plain text</em>. Alasan lain adalah  karena tidak semua orang dalam sebuah milis menggunakan <em><strong>email</strong> client</em>  yang bisa menampilkan HTML, sehingga ketika sebuah <strong>email</strong> HTML dibuka,  isinya hanya serangkaian kode-kode yang tidak bisa dipahami sama sekali.  Sebenarnya hampir semua <em><strong>email</strong> client</em> dewasa ini sudah mendukung  format HTML, sehingga kini jarang ditemui keluhan seseorang yang tidak  bisa membaca sebuah <strong>email</strong>, hanya karena <strong>email</strong> yang dibacanya itu dibuat  dalam format HTML. Banyak orang yang memang tidak peduli apakah <em>plain  text</em> atau HTML, tapi pertanyaannya ; bila dengan format yang sederhana  saja sudah bisa menyampaikan pesan, mengapa mesti dengan HTML ?</font></p>
 </ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Variasi Bentuk    Komunikasi Dengan </strong><strong>Email</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
  &nbsp;<br /> <br />
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Dalam  beberapa hal <strong>email</strong> memang meniru <em>snail mail</em>, meskipun jelas <strong>email</strong>  memiliki banyak kelebihan lain. Ini terlihat jelas pada kemungkinan  bentuk komunikasi yang bisa dilakukan dengan <strong>email</strong>. Sekurang-kurangnya  ada lima macam, yaitu :</font>&nbsp;</p>
	<ul>
<ol></ol>
	<ol></ol>
	<ol>
<li><font><strong>Point to Point</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Maksudnya  adalah mengirimkan <strong>email</strong> langsung ke <u>sebuah</u> alamat tertentu.  Di Indonesia terdapat kesepakatan di antara mereka yang sering berkirim  <strong>email</strong> bahwa cara ini dinamakan japri, singkatan dari jalur pribadi.</font>&nbsp; </p>
 </ul>
	<ul>
<ol></ol>
	<ol></ol>
	<ol>
<li><font><strong>Carbon Copy /        CC</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><strong>Pengertian</strong> <em> carbon</em>, di sini analog dengan bila kita mengetik surat (dengan mesin  tik konvensional!) menggunakan kertas karbon untuk mendapatkan salinannya.  Maksudnya adalah sebuah <strong>email</strong>, selain ditujukan ke sebuah alamat utama  juga dikirimkan tembusannya ke alamat lain. Biasanya alamat utama kita  tuliskan pada bagian yang diawali dengan &ldquo;TO&rdquo;, sedangkan alamat  tembusannya kita tuliskan pada bagian &ldquo;CC&rdquo;.</font>&nbsp;</p>
 </ul>
	<ul>
<ol></ol>
	<ol></ol>
	<ol>
<li><font><strong>Blind Carbon        Copy / BCC</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Ini  adalah variasi dari CC. Orang yang menerima <strong>email</strong> yang alamatnya dituliskan  pada bagian &ldquo;TO&rdquo; oleh si pengirim, bisa melihat kepada siapa atau  kepada alamat <strong>email</strong> mana saja <strong>email</strong> tersebut dikirimkan sebagai tembusan.&nbsp;  Ini karena ia bisa langsung melihat pada bagian &ldquo;CC&rdquo;. Kadang-kadang  ada kebutuhan untuk mengirimkan sebuah <strong>email</strong> kepada seseorang tapi kita  tidak ingin orang tersebut tahu bahwa kita juga mengirimkan tembusannya  kepada alamat orang lain. Untuk itulah digunakan BCC. Beberapa <em><strong>email</strong>  client</em> menyediakan bagian &ldquo;BCC&rdquo;, selain &ldquo;TO&rdquo; dan &ldquo;CC&rdquo;.  Pada Outlook Express ver. 5.01 bagian BCC baru bisa tampak bila kita  masuk ke sebuah <strong>email</strong> baru dan mengklik pilihan View dan All Headers.</font></p>
 </ul>
	<ul>
<ol></ol>
	<ol></ol>
	<ol>
<li><font><strong>Distribution        List</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><strong>Pengertian</strong> <em> distribution list</em> agak berbeda dengan tiga varian bentuk sebelumnya,  karena ini lebih berkenaan dengan pengaturan distribusi <strong>email</strong> yang dilakukan  secara eksternal, artinya tidak terintegrasi dengan <em><strong>email</strong> client</em>  yang digunakan.</font></p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Yang  dimaksud dengan <em>distribution list</em> adalah sebuah cara komunikasi  dengan menggunakan <strong>email</strong> secara satu arah. Biasanya ini dibuat oleh  orang yang berkepentingan untuk menyebarluaskan informasi tertentu (pengumuman,  berita harian, </font><font><em>update</em>  mengenai perkembangan suatu proyek, buletin, jurnal, dan sebagainya),  akan tetapi tidak mengharapkan adanya respon dari para penerima emailnya.  Untuk itu yang harus dilakukan adalah membuat sebuah alamat tertentu  khusus untuk keperluan ini. Bila pengelola <em>distribution list</em>  mengirimkan sebuah <strong>email</strong> ke alamat tersebut, maka alamat itu akan mem-<em>forward</em>  <strong>email</strong> tadi ke semua alamat <strong>email</strong> yang menjadi pelanggan (subscriber)  dari <em>distribution list</em>. </font></p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Untuk  menjadi pelanggan, biasanya para calon pelanggan diminta untuk mengikuti  prosedur tertentu yang ditetapkan oleh si pengelola. Bisa pula si pengelola  yang memasukkan alamat <strong>email</strong> mereka ke database pelanggan secara manual.</font>&nbsp; </p>
 </ul>
	<ul>
<ol></ol>
	<ol></ol>
	<ol>
<li><font><strong>Discussion List</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><em>Discussion  list</em> seringkali juga disebut m<em>ailing list</em> atau lebih populer  dengan milis. Pengertiannya hampir sama dengan <em>distribution list</em>  hanya memungkinkan siapa saja yang tergabung menjadi <em>subscriber</em>  untuk mengirimkan respon terhadap sebuah <strong>email</strong>. Akan tetapi belum tentu  semua orang bisa begitu saja mengikuti sebuah milis. Kadang-kadang ada  milis untuk kalangan yang terbatas, sementara banyak yang terbuka untuk  siapa saja. </font></p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Untuk  dapat bergabung ke dalam sebuah milis pertama-tama seseorang mesti melakukan  proses <em>subscription</em> (mendaftar) dengan suatu prosedur tertentu.  Seringkali proses ini tidak memerlukan intervensi seorang administratur  yang mengelola milis, baik untuk menyetujui atau menolak permohonan  menjadi anggota milis. Milis yang seperti itu tentu adalah sebuah milis  yang terbuka bagi siapa saja untuk bergabung. </font></p>
 </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Akan  tetapi kadang-kadang ada juga milis yang mempersyaratkan calon anggota  untuk memberikan keterangan mengenai jati dirinya sebelum permohonan  bergabung disetujui. Bila seorang administratur milis menyetujui permohonan  untuk bergabung, biasanya tak lama kemudian akan dikirimkan informasi  mengenai tatacara pengiriman <strong>email</strong> dan keterangan-keterangan lainnya  tentang milis tersebut; tujuan milis, yang boleh dilakukan dan yang  tidak boleh dilakukan, cara keluar dari milis, alamat <strong>email</strong> administratur,  dan sebagainya.</font></p>
 </ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Netiket</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
  &nbsp;<br /> <br />
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Sementara  orang mungkin berpikir, karena <strong>email</strong> hanya berbentuk tulisan dan&nbsp;  bisa saja kita memalsukan identitas diri, maka tentu kita bisa menulis  tentang apa saja kepada siapa saja dengan cara apa saja. Bukankah internet  adalah kebebasan ?</font>&nbsp;</p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Pada  kenyataannya komunitas orang-orang yang menggunakan internet,&nbsp;  khususnya <strong>email</strong>, telah mengembangkan etiket yang berkenaan dengan konvensi  mengenai kepantasan tindak tanduk dalam berkomunikasi. Konvensi ini  disebut dengan <em>netiquette</em> atau netiket.</font>&nbsp;</p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Memang  tidak ada satu rumusan netiket yang pasti dan diberlakukan secara universal,  akan tetapi secara umum dari beberapa sumber pada dasarnya memiliki  kesamaan. Beberapa poin penting mengenai netiket di antaranya :</font>&nbsp; </p>
	<ul>
<ol>
<li><font>Tidak menulis <strong>email</strong>    dengan menggunakan huruf besar semua. <strong>Email</strong> yang keseluruhan pesannya    ditulis dengan huruf besar dapat dipersepsikan sebagai berteriak.</font></li>
	<li><font>Menggunakan emoticon    / smiley (dijelaskan pada bagian lampiran) bila kita ingin mengindikasikan    emosi kita pada orang lain. Ini perlu untuk menghindari kesalahpahaman.</font></li>
	<li><font>Mempertimbangkan    dengan baik-baik apa yang ditulis. Tidak semua orang atau milis bisa    menerima ekspresi yang keras. Paling aman adalah bersikap netral dan    tidak berapi-api.</font></li>
	<li><font>Tidak melampirkan    file apapun pada <strong>email</strong> sebelum ada kesediaan dari calon penerima <strong>email</strong>.    Ini terutama berlaku pada milis, karena apa yang kita kirimkan akan    diterima oleh banyak orang. Hampir semua milis melarang anggotanya untuk    mengirimkan <strong>email</strong> dengan <em>attachment</em>.</font></li>
	<li><font>Hanya menggunakan    <strong>email</strong> dengan format <em>plain text</em> bila mengirim <strong>email</strong> ke <em>discussion    list</em>.</font></li>
	<li><font>Bila kita ingin    memberitahu keberadaan sebuah <em>website</em> yang menarik pada orang    lain, jangan memuat seluruh isi <em>website</em> itu. Cukup tulis saja    alamatnya. </font></li>
	<li><font>Tidak mempromosikan    apapun ke dalam milis yang sifatnya bisnis, menjual barang, atau menawarkan    jasa - kecuali ada izin dari moderator milis atau jika milis tersebut    memang memungkinkan seseorang untuk melakukan itu.</font></li>
	<li><font>Sebuah milis hanya    mengizinkan anggotanya untuk menulis <strong>email</strong> dengan topik tertentu, yang    berkaitan dengan misi milis atau tujuan milis. Kita selalu dihimbau    untuk tidak menulis <strong>email</strong> yang isinya sembarangan. Sebuah milis pada    umumnya bersifat spesifik.</font></li>
	<li><font>Bila menjawab sebuah    <strong>email</strong>, baik japri maupun ke sebuah milis, jangan menyertakan seluruh    isi dari <strong>email</strong> sebelumnya. Editlah sedemikian rupa sehingga hanya bagian-bagian    penting saja dari <strong>email</strong> lama yang dipertahankan, yaitu yang akan anda    tanggapi.</font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong></strong><strong>Email</strong> Abuse</font></li>
</ol>
 </ul>
  &nbsp;<br /> <br />
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Ternyata  internet belum menjadi tempat yang sangat aman, termasuk juga dalam  kaitannya dengan <strong>email</strong>. Meskipun yang terjadi nampaknya hanya sekedar  &#8216;kirim-mengirim tulisan&#8217; namun perlu diwaspadai bahwa di situ pun terdapat  peluang penyalahgunaan dalam berbagai bentuknya. Untuk keperluan identifikasi  dan antisipasi terhadap <em><strong>email</strong> abuse</em> yang mungkin menimpa kita,  berikut ini saya jelaskan beberapa di antaranya :</font>&nbsp; </p>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Spamming</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><em>Spamming</em>  menunjuk pada pengiriman <strong>email</strong> yang ditujukan kepada orang-orang yang  tidak menghendaki atau memintanya. Jumlah <strong>email</strong> yang dikirimkan bisa  hanya satu, bisa pula hingga ratusan bahkan ribuan. Penerimanya pun  bisa sekaligus ratusan atau kalau perlu ribuan orang sekaligus. Isi  <strong>email</strong> <em>spamming</em> biasanya sama. Percuma saja kita membukanya satu-satu  karena isinya sama semuanya. Dalam bentuknya yang parah <em>spamming</em>  kadang disebut juga <em>flooding</em>, maksudnya si pengirim membanjiri  emailbox seseorang sehingga akhirnya jumlah totalnya melebihi kuota  alokasi ruangan yang diperuntukkan bagi emailbox tersebut. Akibatnya  adalah emailbox tidak bisa diakses sama sekali, hilangnya <strong>email</strong>-<strong>email</strong>  penting, bahkan merusak sebuah <em><strong>email</strong> server</em>, sehingga mengakibatkan  apa yang disebut <em>denial of service</em> (suatu keadaan di mana server  tidak memberikan respon terhadap perintah yang diberikan kepadanya).</font></p>
</ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Apa  yang bisa kita lakukan menghadapi <em>spamming</em> ? Kalau <strong>email</strong> yang  sama datang secara berulang-ulang pada waktu yang tidak bersamaan, kita  dapat mengatasinya dengan membuat semacam filter. Pada Outlook Express  terdapat fasilitas yang memungkinkan kita untuk tidak men-<em>download</em>  (dan langsung menghapus) <strong>email</strong> dengan alamat tertentu yang kita spesifikasikan  sebelumnya. Namun apabila datangnya <em>spamming</em> mendadak dan membuat  kita tiba-tiba harus men-<em>download</em> ribuan <strong>email</strong>, segera putuskan  hubungan internet dan hubungi ISP tempat di mana kita mendapatkan <em> account</em> <strong>email</strong>.</font>&nbsp;</p>
</ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Spoofing</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font><strong>Pengertian</strong>  s<em>poofing</em> adalah penyalahgunaan alamat <strong>email</strong> oleh orang lain.  Bila kita menjadi korban <em>spoofing</em> maka akan ada orang lain yang  seolah-olah menerima <strong>email</strong> dari kita, padahal sebenarnya orang lain  yang mengirimkan <strong>email</strong> tersebut. Ini adalah jenis <em><strong>email</strong> abuse</em>  yang paling berbahaya karena kita tidak akan pernah tahu bahwa kita  telah menjadi korban, sampai orang lain akhirnya menghubungi kita dengan  marah atau protes. Variasi dari spoofing adalah alamat <strong>email</strong> yang kita  miliki tanpa sepengetahuan kita didaftarkan pada berbagai milis, sehingga  kita tiba-tiba menerima <strong>email</strong> banyak sekali secara terus menerus. Yang  ini sekarang sudah jarang terjadi karena banyak fasilitas milis kini  mempunyai mekanisme tertentu yang mampu meminimalisir terjadinya hal  semacam ini.</font></p>
</ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Apa  yang bisa kita lakukan bila kita tahu telah menjadi korban <em>spoofing</em>  ? Jawabannya adalah, tidak ada ! Bila hal itu sudah terjadi sekurangnya  hal yang bisa kita lakukan adalah dengan menyakinkan si penerima <strong>email</strong>  bahwa kita tidak pernah mengirim <strong>email</strong> itu. Hal ini sebenarnya secara  teknis bisa dibuktikan karena setiap <strong>email</strong> membawa identitas dari server  mana <strong>email</strong> tersebut dikirimkan, meskipun bisa mungkin bisa juga seorang <em> spoofer</em> yang cerdik mampu menghindari hal ini. Uraian mengenai hal  ini barangkali akan terlalu teknis sehingga tidak saya sajikan di sini.</font></p>
</ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Apa  yang sebenarnya perlu adalah melakukan antisipasi. Antisipasi dapat  dilakukan antara lain dengan :</font></p>
</ul>
	<ul>
<li><font>Memiliki <em>account</em>    <strong>email</strong> lebih dari satu. Barangkali satu <em>account</em> <strong>email</strong> kita gunakan    untuk kepentingan umum (mengikuti milis, dsb) dan satu <em>account</em>    lagi untuk kepentingan pribadi. </font></li>
	<li><font>Tidak terlalu mencerminkan    nama diri pada <em>user name</em>. Ketika kita mendaftarkan diri pada    ISP untuk mendapatkan <em>account</em> <strong>email</strong> barangkali yang segera terbayang    akan kita jadikan <em>user name</em> adalah nama kita sendiri. Dalam hal    ini ternyata tidak selalu bijaksana untuk menggunakan nama jelas kita    sebagai <em>user name</em>, apalagi bila kita adalah seorang </font><font><em>public figure</em>. Kita tentu bisa    menggunakan singkatan, julukan, <em>nickname</em>, atau bahkan kombinasi    angka.</font></li>
 </ul>
  &nbsp;<br /> 
<ul>
<p align="justify"><font>Biasanya  orang jahat bisa menujukan <strong>email</strong> spamming / spoofing -nya kepada kita  karena ia mengidentifikasi alamat <strong>email</strong> kita dari milis-milis umum atau  karena ia berhasil menembus <strong>email</strong> server dan memiliki akses pada setiap  emailbox yang ada di dalamnya. Bila yang terakhir terjadi, berarti itu  adalah kelemahan ISP. </font>&nbsp;</p>
 </ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Virus Melalui    </strong><strong>Email</strong> (?)</font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Dari  waktu ke waktu orang mempertanyakan apakah virus bisa menyebar melalui  <strong>email</strong>. Yang pasti tidak mungkin <strong>email</strong> dapat menularkan virus bila format  emailnya adalah <em>plain text</em>. Bagaimana dengan HTML ? Memang pernah  terdengar kabar ada virus yang bisa &#8216;ditempelkan&#8217; pada <strong>email</strong> dengan  format HTML, tapi hingga kini saya belum pernah mendengar kabar lagi  mengenai hal ini, apalagi mengalaminya.</font></p>
</ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Virus  memang dapat menyebar melalui <strong>email</strong>, tapi <strong>tidak </strong> melalui emailnya itu sendiri, melainkan melalui <em>attachment</em> yang  dibawa oleh <strong>email</strong> tersebut. Sebagai peringatan umum, ada baiknya bila  kita bersikap ekstra hati-hati pada semua <em>attachment</em> yang memiliki  akhiran (extension) EXE atau COM. Bila anda harus membukanya, ada baiknya  untuk men-<em>save attachment</em> tersebut di tempat yang aman, lalu  kita periksa menggunakan program antivirus untuk menentukan apakah file  tersebut adalah virus atau mengandung virus. Akhir-akhir ini kita pun  dihimbau untuk juga berhati-hati membuka file dengan extension DOC (Microsoft  Word) karena ternyata virus dapat disusupkan ke dalamnya.</font>&nbsp; </p>
</ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Hoax</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Hoax  adalah <strong>email</strong> yang isinya tipuan, menakut-nakuti, atau menjanjikan pada  kita sesuatu yang sebenarnya mustahil. Tidak semua informasi yang dikirimkan  lewat <strong>email</strong> adalah benar. Contoh yang pernah terjadi adalah <strong>email</strong> yang  isinya :</font>&nbsp;</p>
</ul>
	<ul>
<li><font>meminta kita untuk    mem-<em>forward /</em> meneruskan sebuah <strong>email</strong> ke beberapa orang lain,    karena bila tidak nyawa kita akan terancam,</font></li>
	<li><font><em>make money fast    ! </em>ajakan kepada kita untuk ikut serta dalam arisan dengan menggunakan    <strong>email</strong> berantai,</font></li>
	<li><font>menghimbau kita    hati-hati menggunakan komputer yang menggunakan prosesor buatan Intel    karena komputer kita akan dimata-matai (ini sebenarnya adalah <em>joke</em>    - intel = mata-mata),</font></li>
	<li><font>peringatan untuk    tidak membuka <strong>email</strong> dengan subject tertentu karena berisi virus (yang    justru membuat kita penasaran); sekali lagi, <strong>email</strong> tidak bisa ditumpangi    virus, yang bisa adalah <em>attachment</em>-nya.</font></li>
 </ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Menggunakan </strong><strong>Email</strong>    Secara Efektif / Efisien</font></li>
</ol>
 </ul>
  &nbsp;<br /> <br />
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Bila  hal-hal yang mendasar dalam teknis pengiriman dan penerimaan <strong>email</strong> telah  dikuasai, maka yang berikutnya harus diupayakan adalah bagaimana menggunakan  <strong>email</strong> secara efektif dan efisien. Sebenarnya seiring dengan semakin  seringnya seseorang menggunakan <strong>email</strong>, lambat laun cara penggunaanmua  yang efektif akan ditemukan sendiri. Akan tetapi tentu ada baiknya bila  di sini disajikan beberapa poin yang dapat mempersingkat pengalaman.</font>&nbsp; </p>
	<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Beberapa  tip penggunaan <strong>email</strong> secara efektif dan efisien antara lain :</font>&nbsp; </p>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Menulis semua    </strong><strong>email</strong> secara <em>offline</em></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Banyak  sekali yang baru pertama kali menggunakan <strong>email</strong> menyusun emailnya ketika  pada saat yang bersamaan komputer terhubungkan dengan internet. Cara  ini tentu saja memboroskan pulsa telpon, apalagi bila <strong>email</strong> yang ditulis  sangat panjang atau yang akan dibuat lebih dari satu <strong>email</strong>. Cara yang  tepat adalah dengan menuliskan semua <strong>email</strong> yang akan dibuat dalam keadaan <em> offline </em>atau tidak terkoneksi ke internet. Katakanlah ada 10 <strong>email</strong>  yang akan kita buat. Setelah selesai semuanya baru kita kirimkan secara  bersama-sama. Ini jauh lebih cepat dan lebih irit pulsa telpon (caranya  akan diperagakan langsung).</font>&nbsp;</p>
</ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Singkat dan padat    lebih efektif</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Meskipun  dengan <strong>email</strong> kita bisa berdiskusi, akan tetapi harus dicatat bahwa <strong>email</strong>  kurang cocok untuk pesan yang sangat panjang. Banyak <em>netter</em> yang  mengikuti banyak milis dan ketika menemui <strong>email</strong> yang isinya panjang  kecenderungannya adalah timbulnya rasa malas untuk membacanya. Akibatnya  tentu tanggapan yang diberikan tidak akan kritis. Oleh karena itu lebih  bijaksana bila kita mengirimkan <strong>email</strong> yang isinya pendek saja, namun  sudah cukup untuk mengungkapkan gagasan kita.</font></p>
</ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Seberapa  pendek ? Itu sangat relatif, yang jelas tidak sampai terlalu panjang  sehingga berlarat-larat &hellip; </font><font>J</font><font> Yang dimaksud dengan diskusi di sini  jangan dipahami sebagai suatu interaksi yang diawali dengan pengiriman  makalah, misalnya. Diskusi bisa sering terjadi dengan diawali oleh sebuah  lontaran isu, dan sebuah isu tidak perlu berupa makalah.</font>&nbsp;<br /> &nbsp;<br />&nbsp;</p>
</ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Baris yang tidak    terlalu panjang </strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Kebanyakan <em> <strong>email</strong> clients </em>tidak secara otomatis melipat baris-baris tulisan  yang panjang pada sebuah <strong>email</strong>. Ini berarti jika orang lain menggunakan <em> <strong>email</strong> client</em> yang memiliki perbedaan cara melipat baris tulisan,  orang tersebut akan harus melakukan <em>scroll</em> ke kanan, dan itu  mungkin tidak nyaman bagi beberapa orang. Oleh karena itu tulislah <strong>email</strong>  dengan pengaturan baris yang tidak terlalu panjang (caranya akan diperagakan  langsung).</font>&nbsp;</p>
</ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Mengedit sebelum    me-<em>reply</em></strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Selain  berkaitan dengan netiket, hendaknya dikembangkan etos untuk selalu rapih  dalam mengirim <strong>email</strong>. Hal ini mudah diucapkan dan sering dihimbaukan,  akan tetapi pada prakteknya terlalu banyak orang seenaknya sendiri.  Bila semua orang dalam sebuah milis melakukan hal yang sama, tentu komunikasi  bisa lebih lancar. Kita tentu akan pusing membaca <strong>email</strong> yang berantakan,  terutama bila <strong>email</strong> itu adalah tanggapan kesekian kalinya dari sebuah  isu. Dengan mengedit dimaksudkan menghilangkan bagian-bagian yang tidak  perlu ditanggapi dan merapihkan <em>lay out</em> tulisan (caranya akan  diperagakan langsung).</font>&nbsp;</p>
</ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Subject yang    deskriptif</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Setiap  <strong>email</strong> memiliki judul. Kadang-kadang judul <strong>email</strong> sangat tidak mencerminkan  isinya atau nilai kepentingannya. Bila demikian halnya boleh jadi orang  akan enggan membacanya, mungkin bahkan menghapusnya sebelum membukanya.  Ini terutama berlaku pada orang yang mengikuti banyak sekali milis.  Usahakan selalu memilih judul yang singkat tapi deskriptif. Pada beberapa  milis kadang ditemui bahwa bila kita akan mengirimkan <strong>email</strong> yang isinya  tidak langsung berkaitan dengan topik diskusi, sebelum subject dituliskan  &ldquo;OOT&rdquo;, singkatan dari <em>Out Of Topic</em>.</font>&nbsp;</p>
</ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Mengelompokkan    </strong><strong>email</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Pada  Outlook Express terdapat beberapa folder <em>default</em> (yang pasti  ada), yaitu <em>inbox</em>, <em>outbox</em>, <em>send items</em>, <em>deleted  items</em>, dan <em>draft</em>. Sebenarnya kita bisa membuat folder-folder  lain untuk mengelompokkan <strong>email</strong>-<strong>email</strong> yang kita terima. Dengan demikian  bila kita masih ingin menyimpan <strong>email</strong> yang sudah kita baca, kita dapat  memindahkannya ke folder-folder yang sudah kita buat. Bila kita mengikuti  banyak milis bisa juga dibuat agar <strong>email</strong> yang masuk langsung disalurkan  ke folder yang khusus berisi <strong>email</strong>-<strong>email</strong> dari milis tertentu. Ini akan  sangat meningkatkan kenyamanan kita mengelola <strong>email</strong>, karena tidak semuanya  masuk ke <em>inbox</em> (caranya akan diperagakan langsung).</font>&nbsp; </p>
</ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Menghindari penerimaan    <em>attachment </em>berukuran besar</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Seperti  telah disinggung di muka <strong>email</strong> tidak hanya bisa menyampaikan tulisan,  tapi juga bisa dilampiri oleh file, apakah itu file dokumen lain, file  program, gambar, suara, video klip, atau apa saja sepanjang bentuknya  file. Kadang-kadang bila kita mengikuti banyak milis atau kenalan kita  di internet sudah banyak, ada saja orang yang mengirimkan file dengan <em> attachment </em>besar. Akibatnya waktu yang diperlukan untuk men-<em>downloadnya</em>  lama sekali. Ini bisa kita hindarkan dengan memasang filter khusus.  Pada Outlook Express tersedia sarana untuk membatasi ukuran <strong>email</strong> yang  bisa diterima. Bila ada <strong>email</strong> yang ukurannya melebihi batas yang ditetapkan  maka <strong>email</strong> tersebut akan dihapus di server, sehingga tidak akan kita <em> download</em> (caranya akan diperagakan langsung).</font>&nbsp; </p>
</ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Dokumentasi </strong><strong>email</strong>    yang telah terkirim</font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Ini  hanya untuk mengingatkan saja. Semua <strong>email</strong> yang telah kita kirimkan  disimpan dalam folder <em>sent items</em>. Dengan demikian kita bisa memiliki  catatan mengenai apa saja yang kita tulis, kepada siapa saja kita mengirim  <strong>email</strong>, pada tanggal dan jam berapa. Bila anda tidak ingin menyimpan  apa yang telah anda kirimkan, kliklah folder <em>sent items</em> lalu  hapus <strong>email</strong> yang dimaksud. Bila sebuah <strong>email</strong> dihapus (pada folder manapun  kecuali folder <em>deleted items</em>) <strong>email</strong> tersebut tidak akan hilang,  tetapi hanya dipindahkan ke folder <em>deleted items</em>. Bila anda ingin  benar-benar menghapusnya, yang harus dilakukan adalah menghapusnya lagi  dari folder <em>deleted items</em>. <strong>Email</strong> yang sudah dihapus dari folder <em> deleted items </em>tidak dapat dikembalikan lagi (caranya akan diperagakan  langsung).</font>&nbsp;</p>
</ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Mengkoleksi alamat    </strong><strong>email</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Dari  sekian banyak kenalan kita atau milis yang mungkin kita akan ikuti,  apakah kita akan menghafalkan semua alamatnya ? Tentu tidak. Outlook  Express menyediakan buku alamat / <em>address book</em>. Kita dapat menyimpan  alamat-alamat <strong>email</strong> penting ke dalamnya hanya dengan beberapa klik mouse.  Sebuah kebiasaan yang baik adalah bila kita menerima <strong>email</strong> yang berisi  CC dan kebetulan alamat yang ada di bagian CC adalah alamat <strong>email</strong> dari  lembaga atau orang yang penting, kita dapat memasukkannya ke dalam <em> address book</em>. Siapa tahu suatu saat kita punya kebutuhan untuk mengontaknya  (caranya akan diperagakan langsung).</font>&nbsp;</p>
</ul>
	<ul>
<ol>
<li><font><strong>Jam dan tanggal    sistem komputer</strong></font></li>
</ol>
 </ul>
	<ul> </ul>
	<ul>
<p align="justify">&nbsp;&nbsp;&nbsp;<font>Setiap  <strong>email</strong> memiliki jam dan tanggal yang memberitahu kita kapan <strong>email</strong> tersebut  dikirimkan dari sebuah komputer. Sebuah <em><strong>email</strong> client</em> memperoleh  informasi jam dan tanggal tersebut dari sistem operasi yang digunakan.  Oleh karena itu ada baiknya kita selalu mencocokkan jam dan tanggal  yang ada pada komputer kita. Pada komputer yang tidak kompatibel dengan  Y2K barangkali hal ini merupakan masalah, tapi komputer-komputer baru  sekarang ini pada umumnya sudah Y2K <em>compliant</em> (cara mencocokkan  jam dan tanggal akan diperagakan langsung).</font>&nbsp;<br />&nbsp;</p>
</ul>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/e_mail/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>oPeRatInG sYStEm</title>
		<link>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/operating-system/</link>
		<comments>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/operating-system/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Mar 2007 01:12:56 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>iPtEk</category>
		<guid>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/operating-system/</guid>
		<description><![CDATA[	 
&nbsp;Sistem Operasi adalah perangkat lunak sistem yang bertanggung jawab mengendalikan langsung dan mengelola perangkat keras dan pengoperasian dasar sistem, termasuk juga menjalankan bermacam aplikasi di atasnya, misalnya pengolah kata atau perambah Web.
]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p> <br />
<p class="MsoNormal"><strong><font>&nbsp;</font></strong>Sistem Operasi adalah perangkat lunak sistem yang bertanggung jawab mengendalikan langsung dan mengelola perangkat keras dan pengoperasian dasar sistem, termasuk juga menjalankan bermacam aplikasi di atasnya, misalnya pengolah kata atau perambah Web.</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/operating-system/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>KeRuGiaN Jr.KomPuTeRBerbagai keuntungan dari media-media jaringan telah panjang lebar dijelaskan diatas, akan tetapi kerugian belum disinggung sama sekali. Jaringan dengan berbagai keunggulannya memang sangat membantu sekali kerja dalam suatu perusahaan. Tetapi kerugiannya juga banyak apabila tidak di sadari dari awal. Berikut beberapa kerugian dari implementasi jaringan  :

 

·        Biaya yang tinggi kemudian semakin tinggi lagi. pembangunan jaringan meliputi berbagai aspek: pembelian hardware, software, biaya untuk konsultasi perencanaan jaringan, kemudian biaya untuk jasa pembangunan jaringan itu sendiri. Infestasi yang tinggi ini tentunya untuk perusahaan yang besar dengan kebutuhan akan jaringan yang tinggi. Sedangkan untuk pengguna rumahan biaya ini relatif kecil dan dapat ditekan. Tetapi dari awal juga network harus dirancang sedemikian rupa sehingga tidak ada biaya overhead yang semakin membengkak karena misi untuk pemenuhan kebutuhan akan jaringan komputer ini.

·        Manajemen Perangkat keras Dan Administrasi sistem : Di suatu organisasi perusahaan yang telah memiliki sistem, administrasi ini dirasakan merupakan hal yang kecil, paling tidak apabila dibandingkan dengan besarnya biaya pekerjaan dan biaya yang dikeluarkan pada tahap implementasi. Akan tetapi hal ini merupakan tahapan yang paling penting. Karena Kesalahan pada point ini dapat mengakibatkan peninjauan ulang bahkan konstruksi ulang jaringan. Manajemen pemeliharaan ini bersifat berkelanjutan dan memerlukan seorang IT profesional, yang telah mengerti benar akan tugasnya. Atau paling tidak telah mengikuti training dan pelatihan jaringan yang bersifat khusus untuk kebutuhan kantornya.

·        Sharing file yang tidak diinginkan : With the good comes the bad, ini selalu merupakan hal yang umum berlaku (ambigu), kemudahan sharing file dalam jaringan yang ditujukan untuk dipakai oleh orang-orang tertentu, seringkali mengakibatkan bocornya sharing folder dan dapat dibaca pula oleh orang lain yang tidak berhak. Hal ini akan selalu terjadi apabila tidak diatur oleh administrator jaringan.

·        Aplikasi virus dan metode hacking : hal-hal ini selalu menjadi momok yang menakutkan bagi semua orang, mengakibatkan network down dan berhentinya pekerjaan. Permasalahan ini bersifat klasik karena system yang direncanakan secara tidak baik. Masalah ini akan dijelaskan lebih lanjut dalam bab keamanan jaringan.

 KeRuGiaN JR.KOmPuTeR</title>
		<link>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/p29/</link>
		<comments>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/p29/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Mar 2007 01:10:44 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>iPtEk</category>
		<guid>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/p29/</guid>
		<description><![CDATA[	Berbagai keuntungan dari media-media jaringan telah panjang lebar dijelaskan diatas, akan tetapi kerugian belum disinggung sama sekali. Jaringan dengan berbagai keunggulannya memang sangat membantu sekali kerja dalam suatu perusahaan. Tetapi kerugiannya juga banyak apabila tidak di sadari dari awal. Berikut beberapa kerugian dari implementasi jaringan&nbsp; :
	&nbsp;
	&middot;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Biaya yang tinggi kemudian semakin tinggi lagi. pembangunan jaringan [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p class="MsoNormal"><strong><font>Berbagai keuntungan dari media-media jaringan telah panjang lebar dijelaskan diatas, akan tetapi kerugian belum disinggung sama sekali. Jaringan dengan berbagai keunggulannya memang sangat membantu sekali kerja dalam suatu perusahaan. Tetapi kerugiannya juga banyak apabila tidak di sadari dari awal. Berikut beberapa kerugian dari implementasi jaringan&nbsp; :</font></strong></p>
	<p class="MsoNormal"><strong><font>&nbsp;</font></strong></p>
	<p class="MsoNormal"><strong><font>&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></font></strong><strong><font><strong>Biaya yang tinggi kemudian semakin tinggi lagi</strong>. pembangunan jaringan meliputi berbagai aspek: pembelian hardware, software, biaya untuk konsultasi perencanaan jaringan, kemudian biaya untuk jasa pembangunan jaringan itu sendiri. Infestasi yang tinggi ini tentunya untuk perusahaan yang besar dengan kebutuhan akan jaringan yang tinggi. Sedangkan untuk pengguna rumahan biaya ini relatif kecil dan dapat ditekan. Tetapi dari awal juga network harus dirancang sedemikian rupa sehingga tidak ada biaya overhead yang semakin membengkak karena misi untuk pemenuhan kebutuhan akan jaringan komputer ini.</font></strong></p>
	<p class="MsoNormal"><strong><font>&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></font></strong><strong><font><strong>Manajemen Perangkat keras Dan Administrasi sistem</strong> : Di suatu organisasi perusahaan yang telah memiliki sistem, administrasi ini dirasakan merupakan hal yang kecil, paling tidak apabila dibandingkan dengan besarnya biaya pekerjaan dan biaya yang dikeluarkan pada tahap implementasi. Akan tetapi hal ini merupakan tahapan yang paling penting. Karena Kesalahan pada point ini dapat mengakibatkan peninjauan ulang bahkan konstruksi ulang jaringan. Manajemen pemeliharaan ini bersifat berkelanjutan dan memerlukan seorang IT profesional, yang telah mengerti benar akan tugasnya. Atau paling tidak telah mengikuti training dan pelatihan jaringan yang bersifat khusus untuk kebutuhan kantornya.</font></strong></p>
	<p class="MsoNormal"><strong><font>&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></font></strong><strong><font><strong>Sharing file yang tidak diinginkan</strong> : With the good comes the bad, ini selalu merupakan hal yang umum berlaku (ambigu), kemudahan sharing file dalam jaringan yang ditujukan untuk dipakai oleh orang-orang tertentu, seringkali mengakibatkan bocornya sharing folder dan dapat dibaca pula oleh orang lain yang tidak berhak. Hal ini akan selalu terjadi apabila tidak diatur oleh administrator jaringan.</font></strong></p>
	<p class="MsoNormal"><strong><font>&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></font></strong><strong><font><strong>Aplikasi virus dan metode hacking</strong> : hal-hal ini selalu menjadi momok yang menakutkan bagi semua orang, mengakibatkan network down dan berhentinya pekerjaan. Permasalahan ini bersifat klasik karena system yang direncanakan secara tidak baik. Masalah ini akan dijelaskan lebih lanjut dalam bab keamanan jaringan.</font></strong></p>
	<p class="MsoNormal"><strong><font>&nbsp;</font></strong></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/p29/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>kLASiFiKaSi JR.KoMpUtEr</title>
		<link>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/klasifikasi-jrkomputer/</link>
		<comments>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/klasifikasi-jrkomputer/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Mar 2007 00:38:30 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>iPtEk</category>
		<guid>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/klasifikasi-jrkomputer/</guid>
		<description><![CDATA[	Klasifikasi jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu&nbsp;:
	&nbsp;
	&middot;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; Local Area Network (LAN) 
	Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan workstation dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (resouce, misalnya printer) dan saling [...]]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p class="MsoNormal"><span><strong><font><strong>Klasifikasi jaringan komputer dibagi atas lima jenis, yaitu&nbsp;:</strong></font></strong></span></p>
	<p class="MsoNormal"><span><strong><font>&nbsp;</font></strong></span></p>
	<p class="MsoNormal"><strong><font>&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></font></strong><span><strong><font>Local Area Network (LAN) </font></strong></span><span></span></p>
	<p class="MsoNormal"><span><strong><font>Local Area Network (LAN), merupakan jaringan milik pribadi di dalam sebuah gedung atau kampus yang berukuran sampai beberapa kilometer. LAN seringkali digunakan untuk menghubungkan komputer-komputer pribadi dan <em>workstation </em>dalam kantor suatu perusahaan atau pabrik-pabrik untuk memakai bersama sumberdaya (<em>resouce</em>, misalnya printer) dan saling bertukar informasi. </font></strong></span></p>
	<p class="MsoNormal"><span></span><strong><font>&nbsp;</font></strong></p>
	<p class="MsoNormal"><strong><font>&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></font></strong><span><strong><font>Metropolitan Area Network (MAN) </font></strong></span><span></span></p>
	<p class="MsoNormal"><span><strong><font>Metropolitan Area Network (MAN), pada dasarnya merupakan versi LAN yang berukuran lebih besar dan biasanya menggunakan teknologi yang sama dengan LAN. MAN dapat mencakup kantor-kantor perusahaan yang letaknya berdekatan atau juga sebuah kota dan dapat dimanfaatkan untuk keperluan pribadi (swasta) atau umum. MAN mampu menunjang data dan suara, bahkan dapat berhubungan dengan jaringan televisi kabel. </font></strong></span></p>
	<p class="MsoNormal"><span></span><strong><font>&nbsp;</font></strong></p>
	<p class="MsoNormal"><strong><font>&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></font></strong><span><strong><font>Wide Area Network (WAN) </font></strong></span><span></span></p>
	<p class="MsoNormal"><span><strong><font>Wide Area Network (WAN), jangkauannya mencakup daerah geografis yang luas, seringkali mencakup sebuah negara bahkan benua. WAN terdiri dari kumpulan mesin-mesin yang bertujuan untuk menjalankan program-program (aplikasi) pemakai. </font></strong></span></p>
	<p class="MsoNormal"><span></span><strong><font>&nbsp;</font></strong></p>
	<p class="MsoNormal"><strong><font>&middot;<span>&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp;&nbsp; </span></font></strong><span><strong><font>Internet </font></strong></span><span></span></p>
	<p class="MsoNormal"><span><strong><font>Sebenarnya terdapat banyak jaringan didunia ini, seringkali menggunakan perangkat keras dan perangkat lunak yang berbeda-beda . Orang yang terhubung ke jaringan sering berharap untuk bisa berkomunikasi dengan orang lain yang terhubung ke jaringan lainnya. Keinginan seperti ini memerlukan hubungan antar jaringan yang seringkali tidak kampatibel dan berbeda. Biasanya untuk melakukan hal ini diperlukan sebuah mesin yang disebut <strong>gateway </strong>guna melakukan hubungan dan melaksanakan terjemahan yang diperlukan, baik perangkat keras maupun perangkat lunaknya. Kumpulan jaringan yang terinterkoneksi inilah yang disebut dengan internet. </font></strong></span></p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/klasifikasi-jrkomputer/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
		<item>
		<title>KeUnTuNgAn JR.KomPuTeR</title>
		<link>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/keuntungan-jrkomputer/</link>
		<comments>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/keuntungan-jrkomputer/#comments</comments>
		<pubDate>Wed, 07 Mar 2007 00:36:22 +0000</pubDate>
		<dc:creator>Administrator</dc:creator>
		
	<category>iPtEk</category>
		<guid>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/keuntungan-jrkomputer/</guid>
		<description><![CDATA[	Keuntungan utama yang langsung terasa dari network sharing itu adalah,&nbsp;Internet yang mendunia, karena pada hakikatnya Internet itu&nbsp; sendiri&nbsp; adalah&nbsp; serangkaian &nbsp;komputer (ribuan bahkan jutaan komputer) yang saling terhubung satu sama lain. Berevelusi dan berkembang dari waktu ke waktu, sehingga membentuk satu jaringan kompleks seperti yang kita rasakan sekarang ini.

]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[	<p><strong><font>Keuntungan utama yang langsung terasa dari network sharing itu adalah,&nbsp;Internet yang mendunia, karena pada hakikatnya Internet itu&nbsp; sendiri&nbsp; adalah&nbsp; serangkaian &nbsp;komputer (ribuan bahkan jutaan komputer) yang saling terhubung satu sama lain. Berevelusi dan berkembang dari waktu ke waktu, sehingga membentuk satu jaringan kompleks seperti yang kita rasakan sekarang ini.</font></strong>
</p>
]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://lukzdewe.blogsome.com/2007/03/07/keuntungan-jrkomputer/feed/</wfw:commentRss>
	</item>
	</channel>
</rss>
